Sabtu, 08 Agustus 2026

CARA MENGENAL DIRI SENDIRI

Tidak ada komentar:

           Banyak orang hidup mengikuti arus tanpa benar-benar mengenal dirinya sendiri. Mereka bekerja keras, mengejar mimpi, bahkan memaksakan diri terlihat bahagia hanya demi memenuhi ekspektasi orang lain. Akibatnya, hidup terasa melelahkan dan kosong. Mereka terus berjalan, tapi tidak tahu sebenarnya sedang menuju ke mana.


Padahal, mengenali diri sendiri adalah awal dari hidup yang lebih tenang dan bermakna. Saat kamu tahu siapa dirimu, apa yang kamu inginkan, dan apa yang benar-benar penting bagimu, hidup tidak lagi terasa seperti perlombaan. Kamu mulai berjalan dengan arah yang jelas, bukan sekadar ikut arus.


1. Lihat siapa dirimu saat sendirian.


Diri asli seseorang paling terlihat saat tidak ada yang menonton. Ketika sendirian, tanpa validasi dan tanpa pencitraan, di situlah kamu bisa melihat siapa dirimu sebenarnya. Apa yang kamu pikirkan, lakukan, dan rasakan saat sendiri sering kali lebih jujur daripada apa yang kamu tampilkan di depan banyak orang.


Kalau kamu terus hidup demi pengakuan orang lain, lama-lama kamu akan kehilangan jati dirimu sendiri. Tapi saat kamu mulai nyaman dengan dirimu apa adanya, kamu akan menemukan ketenangan yang tidak bergantung pada siapa pun.


2. Perhatikan hal yang membuatmu marah dan terluka.


Emosi adalah petunjuk penting untuk memahami diri sendiri. Hal-hal yang paling menyakitimu sering kali menunjukkan bagian dirimu yang belum sembuh. Mungkin kamu takut gagal, takut ditolak, atau takut dianggap tidak berharga.


Daripada terus menutupi rasa sakit, cobalah memahaminya. Karena saat kamu berani menghadapi emosimu sendiri, kamu sedang belajar mengenali dirimu lebih dalam. Kadang luka bukan untuk disembunyikan, tapi untuk dipahami agar kamu bisa tumbuh lebih dewasa.


3. Cari hal yang membuatmu lupa waktu.


Ada aktivitas tertentu yang membuatmu hidup, bersemangat, dan lupa waktu. Itu bukan kebetulan. Biasanya, di situlah letak potensi dan panggilan hidupmu berada.


Jangan terlalu sibuk mengikuti jalan orang lain sampai lupa mendengarkan dirimu sendiri. Hidup bukan soal menjadi seperti orang lain, tapi menemukan tempat di mana kamu bisa menjadi dirimu yang paling nyata dan paling hidup.


4. Kenali nilai hidup yang kamu pegang.


Setiap orang punya prinsip yang tidak bisa dikompromikan. Saat kamu berani mempertahankan apa yang menurutmu benar, di situlah kamu mulai menemukan jati dirimu.


Orang yang mengenal dirinya tidak mudah goyah oleh omongan orang lain. Ia tahu apa yang ia perjuangkan dan tidak hidup hanya untuk menyenangkan semua orang. Karena hidup yang terus mengikuti suara luar akan membuatmu kehilangan suara hatimu sendiri.


5. Belajar mendengarkan suara hati.


Kadang kamu sebenarnya sudah tahu apa yang harus dilakukan, tapi takut melangkah. Dunia terlalu ramai, sampai suara hati sendiri sering tenggelam. Padahal, jawaban paling jujur tentang hidupmu ada di dalam dirimu sendiri.


Luangkan waktu untuk diam dan bertanya pada diri sendiri: “Apa yang sebenarnya aku inginkan? Apa yang membuatku damai?” Karena semakin kamu jujur pada dirimu sendiri, semakin jelas arah hidupmu nanti.


Pada akhirnya, mengenali diri sendiri adalah perjalanan seumur hidup. Kamu akan terus berubah dan berkembang. Tapi selama kamu tetap jujur pada dirimu sendiri, kamu tidak akan benar-benar tersesat.


Karena kedamaian sejati bukan datang dari pujian atau pencapaian besar, tapi dari kesadaran bahwa kamu hidup sebagai dirimu sendiri — tanpa topeng, tanpa kepura-puraan, dan tanpa takut menjadi nyata.

Sabtu, 13 Juni 2026

Ibu Ku Wafat

Tidak ada komentar:

Sabtu legi 13 Juni 2026  jam 11:30 AM

  الفاتحةالى روح امي كاسطون بن متراءس غفرالله ذنوبها ونور مقبارها واجعل قبرها روضة من رياض الجنان شيء لله لها الفاتحة




Jumat, 12 Juni 2026

AMALAN PUTER GILING ( MENGEMBALIKAN BARANG HILANG)

Tidak ada komentar:

          Setiap orang pasti pernah merasakan kehilangan barang miliknya, baik itu karena terjatuh, lupa di mana menaruhnya atau diambil orang.

        Orang yang kehilangan barang miliknya akan merasakan panik, dan tingkat kepanikannya tergantung dari seberapa berharga barang hilangnya tersebut,

   Agar barang hilang bisa ditemukan kembali, coba baca Asma' Puter Giling berikut ini : 

يَاحَفِيظ 

Dibaca 119 kali.

یَـٰبُنَیَّ إِنَّهَاۤ إِن تَكُ مِثۡقَالَ حَبَّةࣲ مِّنۡ خَرۡدَلࣲ فَتَكُن فِی صَخۡرَةٍ أَوۡ فِی ٱلسَّمَـٰوَ ٰ⁠تِ أَوۡ فِی ٱلۡأَرۡضِ یَأۡتِ بِهَا ٱللَّهُۚ

Juga dibaca 119 kali

Caranya : Membaca Fatihah terlebih dulu kepada Syaikh Kiai Nur, dan KHS. Abdullah Schal. Kemudian membaca bacaan di atas sesuai hitungannya dalam sekali duduk. Setiap harinya dibaca dua atau tiga kali.

Dengan izin Allah, barang hilang Anda akan segera kembali.

Semoga bermanfaat.

Shohibul ijazah KH. Abdullah Schal


Minggu, 02 Februari 2025

Selasa, 31 Desember 2024

SYEIKH AL-IMAM IBRAHIM BIN ADAM,RA

Tidak ada komentar:

 


10 Pesan Syaikh Ibrahim bin Adam

1. kalian mengenal Allah tetapi kalian tidak menunaikan hak-Nya.

2. kalian mengaku mencintai Rasul-Nya, tetapi kalian meninggalkan sunnahnya.

3. kalian membaca Al-Qur’an, tetapi kalian tidak mengamalkan isinya.

4. kalian banyak diberi nikmat karunia, akan tetapi kalian tidak mensyukurinya.

5. kalian mengatakan bahwa syetan adalah musuh, tetapi kalian justru mengikuti langkahnya.

6. kalian mengaku bahwa Syurga adalah benar adanya, namun kalian tidak melakukan amalan2 yg mengantar kesana.

7. kalian mengaku bahwa Neraka adalah benar adanya, tetapi kalian tidak lari dari panas siksanya.

8. kalian mengaku bahwa kematian benar adanya,  namun kalian tidak mempersiapkan diri kesana.

9. kalian sibuk mengurusi kekurangan orang lain, tetapi kalian lupa akan kekurangan diri sendiri.

10.kalian menguburkan jenazah, akan tetapi tidak mau mengambil pelajaran dari peristiwa kematian

Selasa, 10 September 2024

Peristiwa kelahiran Nabi Muhammad Saw

Tidak ada komentar:

 


Dikutip dari laman Nahdlatul Ulama, terdapat beberapa riwayat dan pendapat mengenai kapan Nabi Muhammad lahir. Riwayat yang paling masyhur menyebutkan bahwa Nabi Muhammad lahir pada tanggal 12 Rabiul Awal Tahun Gajah atau 29 Agustus 580 Masehi.


Pendapat ini didasarkan pada riwayat Imam Ibnu Ishaq dari Sayyidina Ibnu Abbas: "Rasulullah dilahirkan di hari Senin, tanggal 12 di malam yang tenang pada bulan Rabi'ul Awwal, Tahun Gajah."


Imam Izzuddin bin Badruddin al-Kinani di dalam kitabnya al-Mukhtashar al-Kabir fi Sirah al-Rasul (1993) menyebutkan bahwa pendapat di atas adalah shahih. Pendapat ini juga dikuatkan oleh riwayat Qays bin Makhramah, meski tidak disebutkan secara detail terkait tanggalnya.


Dalam sebuah hadits riwayat Imam Tirmidzi, Qays bin Makhramah mengatakan bahwa dirinya dan Nabi Muhammad SAW dilahirkan pada tahun yang sama, yaitu Tahun Gajah.


Sementara itu, dalam buku Membaca Sirah Nabi Muhammad dalam Sorotan dan Hadis-hadis Shahih, sejarawan Al-Mas'udi berpendapat bahwa Nabi Muhammad SAW lahir pada 8 Rabiul Awal, atau empat hari lebih awal dari pendapat yang populer. Pendapat ini muncul setelah ia mencocokkan tanggal itu dengan kehadiran pasukan bergajah Raja Abrahah.


Menurut Al-Mas'udi, Nabi Muhammad lahir 50 hari setelah pasukan bergajah datang. Pasukan bergajah sendiri datang ke Mekkan pada Senin, 13 Muharram dan mendekati tanggal 17 Muharram. Dari situ, ia menyimpulkan bahwa tanggal lahir Nabi Muhammad itu pada 8 Rabiul Awal, bukan tanggal 12.


Pendapat lain mengenai tanggal kelahiran Nabi Muhammad dikemukakan oleh pakar Ilmu Falak Mesir, Mahmud Al-Falaki Al-Mashari. Ia menyebutkan bahwa Nabi Muhammad lahir pada 9 Rabiul Awal tahun 571 Masehi atau hari ke-55 setelah tentara gajah Raja Abrahah mengalami kekalahan.

Kisah Kelahiran Nabi Muhammad

Dikutip jurnal Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sorong, Nabi Muhammad SAW dilahirkan oleh seorang ibu bernama Aminah, ayahnya bernama Abdullah. Sang ayah meninggal ketika Nabi Muhammad masih dalam kandungan dan hanya meninggalkan lima ekor unta dan budak perempuan muda yang bernama Ummu Aiman.


Konon Aminah merasakan ketidaknyamanan saat mengandung Nabi Muhammad SAW. Meskipun ia pernah mendengar suara yang mengatakan bahwa dirinya tengah mengandung raja Arab dan menyaksikan cahaya keluar dari perutnya sehingga terlihat puri-puri Basrah di Syria, wilayah yang kemudian menerima Islam.


Setelah Nabi Muhammad dilahirkan, Aminah mengirimkan utusan untuk pemberitahuan hal itu kepada kakeknya, Abdul Muthalib. Mendengar hal tersebut, Abdullah Muthalib menjenguk cucunya.


Aminah mengatakan ''Wahai Abal Harist! Aku melahirkan untuk anda seorang yang aneh.'' Mendengar hal itu, sang kakek kembali bertanya ''Apakah ia bukan seorang yang sempurna?''


Aminah menjawab ''Bukan, tetapi saya melihatnya tiba-tiba bersujud! Suatu kelak, bayi itu akan menjadi orang yang besar.''


Sang kakek gembira dan bersyukur. Ia membawa cucunya ke Ka'bah dan diberinya nama Muhammad seraya berucap ''Aku berharap ia akan dipuji seluruh bumi ini.'' Ia sudah tahu bahwa masa depan cucunya itu akan gemilang.


Abdul Muthalib memang pernah diramal oleh seorang Kabin. Sang kabin meramalkan bahwa salah seorang keturunannya akan menguasai dunia dan semalam ia bermimpi menyaksikan sebuah tanaman tumbuh dari punggung cucunya. Pucuk tanaman itu menggapai langit dan cabang-cabangnya merentang ke timur dan barat. Tanaman tersebut memunculkan seberkas cahaya yang disembah oleh bangsa Arab dan Persia.

Jumat, 30 Agustus 2024

Muhallil dalam perlombaan

Tidak ada komentar:

       




           Lomba yang semua pesertanya bayar atau iuran dan dibuat untuk beli hadiah, itu judi. Agar tidak judi , harus ada Muhallil ( si penghalal ), yaitu orang yang ikut perlombaan tetapi tidak ikut bayar atau iuran, dan syarat dari Muhallil ini ialah orang yang sudah kompeten dalam perlombaan itu yang mampu berpeluang untuk menang ,

          Ini dijelaskan dalam Kitab Mu’nisul Jalis, Syeikh Mushtofa membagi sumber hadiah lomba menjadi empat. Hadiahnya dari pihak luar selain peserta lomba. Misal dari sponsor tertentu, pejabat, atau orang dermawan. Hukumnya boleh. Selain itu, hadiahnya dari salah satu peserta lomba. Misalnya si A dan B lomba balap kuda. Kata si A, "jika kamu menang, maka saya akan berikan Rp 1 juta, dan jika saya yang menang, kamu nggak perlu bayar apa-apa". Hukumnya juga boleh, 

         Selain itu, hadiahnya dari salah satu peserta lomba. Misalnya si A dan B lomba balap kuda. Kata si A, "jika kamu menang, maka saya akan berikan Rp 1 juta, dan jika saya yang menang, kamu nggak perlu bayar apa-apa". Hukumnya juga boleh.

          Adapun jika hadiahnya dari iuran semua peserta, maka ini haram, karena judi. Ada skema untung rugi di sini. Terakhir, hadiahnya dari semua peserta tapi dengan diikutkan seseorang sebagai muhallil (penghalal). Muhallil ini ikut lomba dan berhak dapat hadiah jika nanti menang, tapi dia tidak ikut membayar iuran. Maka ini halal.

 
back to top