Tampilkan postingan dengan label SHOLAWAT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SHOLAWAT. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Agustus 2017

Lirik & Terjemah Sholawat “Isyfa’lana”

Tidak ada komentar:



1) Ya Rosulalloh ya Nabi
lakasyafa’ah wa hadzal mathlabi

(Wahai Rosulullah, wahai Nabi, Engkaulah pemilik syafaat dan itulah tujuan kami )

2) Antal murtaja yaumaz ziham
Isyfa’ lana Ya Khoirol Anam
Isyfa’ lana – lana lana – ya habibana
Lakasyafa’ah – ya Rosulalloh

( Kau lah harapan kami di hari kebangkitan. Berikanlah syafa’at bagi kami, wahai sebaik-baik manusia.
Berilah syafa’at bagi kami, wahai kekasih kami. Kaulah pemilik syafa’at, wahai Rosulullah ).

3) Ji’talil baroyah bisyar’il mubiin
Tansyurul hidayah bainal alamin
Isyfa’ lana – lana lana – ya habibana
Lakasyafa’ah – ya Rosulalloh

( engkau telah datang ke sekalian makhluk dengan cara hidup yang nyata ,
engkau menyebarkan cahaya hidayah keseluruh alam
Berilah syafa’at bagi kami, wahai kekasih kami. Kaulah pemilik syafa’at, wahai Rosulullah SAW

4) Ludzna bika ya Habibu Anta lil kholqi ya Thobibu
Isyfa’ lana – lana lana – ya habibana
Lakasyafa’ah – ya Rosulalloh

(Kami berlindung padamu wahai yg tercinta. Engkaulah harapan makhluk, wahai sang penawar.
Berilah syafa’at bagi kami, wahai kekasih kami. Kaulah pemilik syafa’at, wahai Rosulullah SAW).

Minggu, 27 Agustus 2017

Lirik Sholawat Busro Lanaa & artinya

Tidak ada komentar:
           

               Sholawat Busro Lana ini sangat syahdu dan indah yang menggambarkan kebahagiaan bersama kekasih junjungan kita Nabi Muhammad SAW.
بُشرَ لَــنَا

 بُشـرَ لَــنَا نِلنَــا المُنَــى  *  زَالَ العَنَــاوَافَى الهَــنَا
Kebahagiaan bersama kami karena harapan, dan  telah hilang kesusahan, lengkap lah kebahagiaan kami
وَالدَّ هرُ اَنجَـز وَعدَهُ  *  وَالبِشــرُ اَضـحى مُعلَـــنَا
Dan waktu telah menepati janjinya, dan kebahagiaan tampakan kemuliaan kami 



يَا نَفسُ طِيبِـى بِا للِّقَا  *  يَا عَينُ قَــــرِّى اَعيُنَــــا

Wahai jiwa bahagialah, yg akan berjumpa dia (Muhammad).. Wahai mata, tenanglah dan tenanglah 



هَــذَا جَمَــالُ المُصطَفى  *  اَنوَارُهُ لاَ حَـــت لَنَــــا

Lihat! Inilah keindahan al~Mushthofa (Muhammad), Cahayanya memancar menembus jiwa kita



يَا طَيبَة مَاذَا نَقُــول  *  وَفِيكِ قَد حَلَّ الرَّسُـــول

Duhai Thoybah (Madinah), apa yang kami katakan? Ketika Rosul telah mendiami wilayahmu 



وَكُلُّنَـــانَرجُو الوُصُول  *  لِمُحَـــــــمَّدٍ نَبِيِّنَا

Dan kami semua ingin berjumpa dengan Muhammad, Nabi kami 



يَا رَوضَةَ الهَادِى الشّفِيع  *  وَصَاحِبَيهِ وَالبَقيع

Wahai Roudhoh, Nabi pembawa petunjuk, dan pemberi syafa’at dan kedua sahabatnya serta Baqi’

اُكتُب لَنَــا نَحنُ الجَمِيع  *  زِيَارَةً لِحَبِيبِنَا

Catatlah kami semua, bahwa kami berkunjung kepada kekasih kami (Muhammad)
صل وسلم ياسلام ، علی النبی ماحی الظلام
 Semoga kesejahteraan dan salam, Wahai yang Maha Pemberi keselamatan.tercurahkan atas Nabi pengikis kegelapan
والال والصحب الکرام ، ماأنشدت بشری لنا
Juga kepada keluarga nabi, para sahabat yang mulia, tatkala disenandungkan pujian ”Busyro Lana”

Sabtu, 19 Agustus 2017

LAGU INDONESIA YA BILADI

Tidak ada komentar:
*INDONESIA YA BILADI*

# Indonesia adalah tanah airku ~ Wahai ibu pertiwiku engkaulah harapanku 
# Engkau adalah dari tanah tanah yg terbaik ~ Bagimu jiwaku dan perjuanganku
# Engkau adalah zamrud yg hijau nan indah ~ Dari gunung-gunung dan dataran rendah 
# ALLAH telah memberi engkau kebaikan ~ Dan kebahagiaan yg berlebihan
# Engkau memliki keunggulan karena Islam ~ Hingga engkau mempunyai umat Islam dengan bilangan terbanyak
# Semoga ALLAH selalu menjagamu ~ Dari kejahatan-kejahatan dan dari musuh-musuhmu

(Karya: Alm. Habib Muhammad bin Husen Ba'bud, Pengasuh Pesantren Darun Nasyi-in Lawang Malang)


Kamis, 21 Januari 2016

SHOLAWAT SULTHON SENILAI 100.000 SHOLAWAT

Tidak ada komentar:

SHOLAWAT SULTHON (SHOLAWAT YANG SENILAI DENGAN 100 RIBU SHOLAWAT):
Diriwayatkan bahwa Sulthon Mahmud AI Gornawiy, Beliau di awal pemerintahannya duduk setelah Sholat subuh sibuk membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebanyak 300 ribu x (kali) sampai siang hari dan orang-orang (Rakyatnya) duduk di pintu, menunggu 'keluarnya (Shulton Mahmud) untuk menyelesaikan hajatnya setelah keadaan ini berlangsung lama, maka Beliau melihat Nabi SAW di dalam tidurnya Nabi mengatakan kepadanya "Apa ini pemanjangan waktu sehingga rakyatmu telah menunggu keluarnya kamu"; maka Sulthon Mahmud menjawab saya duduk menghabiskan waktu lama karna saya bersholawat kepadamu dalam jumlah tertentu (300 ribu kali) dan saya tidak berdiri sebelum selesai. Maka Nabi Muhammad SAW mengatakan kepadanya "Ini menyusahkan Orang lemah (Rakyatmu) dan yang punya hajat"; akan tetapi saya (Nabi) akan mengajarkan kepadamu Sholawat yang ringkas, yang mana apabila kamu membacanya satu kali sebanding 100 ribu kali, jadi kamu tinggal membaca 3 x kali saja sudah sebanding 300 ribu kali,, setelah itu kamu keluar menemui rakyatmu untuk menyelesaikan urusan-urusan mereka, sehinggga kamu mendapat pahala Sholawat 300 ribu kali dan mendapat pahala memberi manfaat kepada Orang Muslimin, maka diapun (Sulthon Mahmud) mempelajari Sholawat itu dari Nabi Muhammad SAW lalu dia mengamalkannya secara rutin. Setelah itu Beliau melihat Nabi Muhammad SAW lagi yang kedua kalinya dan Nabi SAW mengatakan kepadanya "Amalan apa yang kamu amalkan sehingga kamu melelahkan Malaikat di dalam mencatat pahala amalanmu"; Maka beliau menjawab, Saya tidak mengamalkan sesuatu kecuali sholawat yang Kau ajarkan kepadaku.
* (Keterangan : Sumber ini didapat dari Kitab Al-Qirtos fi Manaqib Al Attas)

# Terjemahan Sholawat Sulthon:
“Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah rahmatnya Allah. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah keutamaan dari Allah. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah ciptaan Allah. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah apa-apa yang ada dalam pengetahuan Allah. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah kemuliaan dari Allah. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah huruf Kalamullah (Kitab-Kitab Allah). Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah kalimat Allah. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak tetesan air hujan. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah daun-daun pepohonan. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah butir pasir di gurun. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah biji-bijian dan buah-buahan. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah yang dinaungi kegelapan malam dan diterangi oleh benderang siang. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah orang yang telah bershalawat kepadanya. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah orang yang belum bershalawat kepadanya. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah napas-napas makhluk ciptaan. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah apa yang ada di seluruh langit. Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah tiap-tiap sesuatu yang ada di dalam dunia dan akhirat. Dan segenap shalawat dari Allah beserta para malaikat-Nya, dan para Nabi-Nya, dan para Rasul-Nya, dan seluruh ciptaan-Nya, semoga tercurah atas junjungan para Rasul, pemimpin orang-orang yang bertaqwa, pemuka para ahli surga, pemberi syafa’at orang-orang yang berdosa, Nabi Muhammad dan juga atas keluarganya, para sahabatnya, istri-istrinya, keturunannya, ahli baitnya, para pemimpin yang telah lampau, para guru yang terdahulu, para syuhada dan orang-orang soleh, dan yang senantiasa taat kepada Allah seluruhnya, dari penghuni bumi dan langit, dengan rahmat-Mu, wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang, dan Engkau Yang Maha Mulia dari semua yang mulia, segala pujian bagi Allah Tuhan alam semesta."
=================================
Semoga bermanfaat

Jumat, 15 Januari 2016

Doa Syifa' atau Penyembuh

Tidak ada komentar:

             Do'a Bismillah 5 ini di amalkan sebagai Syifa’ atau penyembuh berbagai penyakit. di saat Membaca doa ini hendaklah dengan yakin sepenuh hati bahwa Allah SWT Yang Menyembuhkan dan memberi kesehatan .



Artinya :

1) Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
2) Dengan nama Allah Yangg Menyembuhkan.
3) Dengan nama Allah Yang Mencukupkan.
4) Dengan nama Allah Yang Memberikan kesehatan yang baik.
5) Dengan nama Allah yang tidak memberi kemudaratan dengan namanya akan sesuatu pun di dunia dan di langit dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.


Cara Mengamalkanya :

Letakkan tangan di tempat yang sakit, tarik nafas, kemudian bacalah Bismillah 5 ini sebanyak tujuh kali. Kemudian tiupkan di tempat yang sakit itu. Kemudian tiupkan juga ke satu gelas air. Kalau anggota yang sakit itu tidak boleh disentuh dengan tangan karena sakit atau sukar disentuh, boleh meletakkan tangan di bagian anggota lain dengan i’tikad bahwa anggota tersebut adalah anggota yang sakit. atau ketika sebelum minum Obat.

Insyaalloh, mudah-mudahan sembuh dari penyakit yang di alami. Kita hanya mampu berdoa dan berikhtiar serta bertawakal, Allah SWT Yang Maha Menyembuhkan.

Rabu, 09 September 2015

Jumat, 01 November 2013

Fadlilah Membaca Shalawat

Tidak ada komentar:



Seseorang yang ahli membaca shalawat akan diberi anugerah oleh Allah, antaralain :
a.    Dikabulkan do’anya
الدعاء كله محجوب حتى يكون أوله ثناء على الله عز وجل وصلاة على النبي صلى الله عليه وسلم ثم يدعو فيستجاب له لدعاءه. [رواه النسائي]
Artinya:
“Setiap do’a adalah terhalanh, sehingga dimulai dengan memuji kepada Allah dan bershalawat kepada Nabi, kemudian baru berdo'a dan akan dikabulkan do’a itu”. (HR. Nasa’i).
b.    Peluang untuk mendapat syafa'at Nabi pada hari kiamat.
b.    Dihilangkan kesusahan dan kesulitannya.
c.    Dan lain-lain.

Cara Membaca Diba’iyyah dan Shalawat Nabi
Dibaca dengan kesungguhan dan keikhlasan hati serta diiringi rasa hormat dan mahabbah/cinta kepada Rasulullah SAW.
Jelas sekali dalalah ayat Al-Qur’an dan Hadits Nabi tersebut bahwa kita sebagai ummat Muhammad diperintahkan untuk membacakan shalawat kepada Nabi SAW. dengan tujuan untuk mengagungkannya sekaligus mengharapkan barokahnya sewaktu kita masih hidup di dunia dan agar mendapat syafa’atul udzma ketika kita berada di alam mahsyar kelak.

Jumat, 23 Maret 2012

ISMUL AZHAM imam Al-Ghazali

Tidak ada komentar:

ISMUL A’ZHOM 
menurut imam Al-Ghazali




Wa ilaahukum ilaahun waahid, laa ilaaha illa huwar rahmaanur rahim.
Alif laam miim. Alaahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyum.
Allaahumma innii as aluka bi annii asyaduannaka antallaahu laa ilaaha illaa antal ahadush shamadu lam yalid walam yuulad walam yakun lahuu kufuwan ahad.

(Artinya: Dan Tuhan kamu adalah Tuhan yang satu. Tidak ada Tuhan yang patut disembah hanya Dia (Allah) yang maha Pengasih dan Penyayang.
Alif Laam Miim (Hanya Allah yang mengetahui maksudnya) Allah, Dialah Tuhan yang mutlak disembah, tidak ada Tuhan selainNya, hanya Dia yang maha Hidup dan Berdiri Sendiri.
Aku meminta kepadaMu ya Allah, bahwa aku menyaksikan tidak ada Tuhan yang patut disembah hanya Engkau yang maha Esa, Engkau tempatku meminta, Engkau tidak dilahirkan dan tidak melahirkan, dan tidak ada siapa juga yang menyekutui Engkau
)

FADHILAH ISMUL A’ZHOM
Imam Abi Hamid Al-Ghazali menerangkan dalam kitabnya Al-Maqshadul asna syarhi asmaa illahi Husna:
“Sebuah warid menerangkan, Rasulullah saw berkata: “Ismul a’zhom terdapat dalam dua buah ayat. Pertama “Wa ilaa hukum” sampai akhir (Ar-Rahim) dan kedua, ayat permulaan surah Ali Imran, yaitu “ Alif laam miin sampai akhir” (alQayyuum).
Selain itu imam Al-Ghazali menerangkan ada sebuah hadist yang menerangkan bahwa pada suatu peristiwa Rasulullah saw mendengar seseorang yang mengucapkan do’a seperti tersebut diatas. Lalu Rasulullah saw berkata: “Demi diriku yang dijadikan Tuhan, sesungguhnya dia berdo’a dengan ismul a’zhom. Apabila meminta dengannya nizcaya diberi Tuhan dan apabila berdo’a dengannya, niscaya diperkenan Tuhan. 

Minggu, 11 Maret 2012

Obat Panawar Lupa

Tidak ada komentar:


Penulis: Asy-Syaikh Muhammad bin Saleh Al-Utsaimin
Asy-Syaikh Muhammad bin Saleh Al-Utsaimin rahimahullah berkata: Jika ada yang bertanya: apakah lupa ada penawar atau obatnya? Kami menjawab: iya, ada obatnya. , dengan keutamaan dari Allah yaitu menulis.
Oleh karenanya, Allah Azza wajalla telah member anugerah kepada hamba-hamba-Nya, dalam firman-Nya:
{اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِى خَلَقَ خَلَقَ الْأِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ اقْرَأْ وَرَبُّكَ الاَْكْرَمُ الَّذِى عَلَّمَ بِالْقَلَمِ}. [العلق: 1 - 4]
Bacalah dengan nama Rabb-mu yang menciptakan.Yang menciptakan manusia dari segumpal darah.Bacalah dan Rabb-mu yang maha pemurah.Yang mengajar ilmu melalui perantaraan pena.” (QS.Al-Alaq:1-4)
Maka firman-Nya “bacalah” lalu berikutnya “yang mengajarkan ilmu dengan perantara pena”, maksudnya adalah: bacalah dari hafalanmu,jika tidak maka dengan penamu.Maka Allah Azza wajalla menjelaskan kepada kita bagaimana cara kita mengobati penyakit ini,yaitu penyakit lupa yaitu dengan mengobatinya melalui penulisan. Dan sekarang ini penulisan lebih teliti dibandingkan dahulu, sebab sekarang ini sudah ada alat untuk merekam. Walhamdulillah.
(ditranskrip dari syarah al-manzhumah al-bayquniyyah, al-Utsaimin,ketika menjelaskan bait syair yang keempat.Diterjemahkan oleh : Al Ustadz Abu Karimah Askari bin Jamal)
قال الشيخ ابن عثيمين – رحمه الله – :
فإن قال قائل هل للنسيان من علاج أو دواء؟
قلنا: نعم له دواء – بفضل الله – وهي الكتابة، ولهذا امتن الله عز وجل على عباده بها فقال: {اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِى خَلَقَ خَلَقَ الْأِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ اقْرَأْ وَرَبُّكَ الاَْكْرَمُ الَّذِى عَلَّمَ بِالْقَلَمِ}. [العق: 1 - 4]. فقال “اقرأ” ثم قال: {الَّذِى عَلَّمَ بِالْقَلَمِ} يعني اقرأ من حفظك، فإن لم يكن فمن قلمك، فالله تبارك وتعالى بين لنا كيف نداوي هذه العلة، وهي علة النسيان وذلك بأن نداويها بالكتابة، و الآن أصبحت الكتابة أدقُّ من الأول، لأنه وجد – بحمد الله -الآن المسجِّل.
المصدر :
شرح المنظومة البيقونية للشيخ محمد بن صالح العثيمين
(أنظر شرحه للبيت الرابع )

wallohu a'lam 
 
back to top