Sabtu, 06 Oktober 2018

TULISAN YANG DAPAT JADI RENUNGAN

Tidak ada komentar:
السَّلاَمُ عَلَيْكَ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَ بَرَكَاتُهُ

   بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

 


‎كُلُّنَا اَشْخَاصٌ عَادِيٌّ فِى نَظْرِ مَنْ لاَ يَعْرِفُنَا

Kita semua adalah orang biasa dalam pandangan orang-orang yang tidak mengenal kita

‎وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ رَائِعُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يَفْهَمُنَا

Kita adalah orang yang menarik di mata orang yang memahami kita

‎وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ مُمَيِّزُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يُحِبُّنَا

Kita istimewa dalam penglihatan orang-orang yang mencintai kita

‎وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ مَغْرُوْرُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يَحْسُدُنَا

Kita adalah peribadi yang menjengkelkan bagi orang yang penuh kedengkian

‎وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ سَيِّئُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يَحْقِدُ عَلَيْنَا

Kita adalah orang-orang jahat di dalam tatapan orang-orang yang iri hati

‎لِكُلِّ شَخْصٍ نَظْرَتُهُ
‎فَلاَ تَتْعَبْ نَفْسَكَ لِتُحْسِنَ عِنْدَ الآخَرِيْنَ

Pada akhirnya, setiap orang memiliki pandangannya masing masing, maka tak usah berlelah lelah agar tampak baik di mata orang lain

‎يَكْفِيْكَ رِضَا اللّٰهُ عَنْكَ
‎رِضَا النَّاسِ غَايَةٌ لاَ تُدْرَك

Cukuplah dengan redha Allah bagi kita, sungguh mencari redha manusia adalah tujuan yang tidak akan pernah tercapai

‎وَرِضَا اللّٰهُ غَايَةٌ لاَ تُتْرَك
‎فَاتْرُكْ مَا لاَ يُدْرَكْ ، وَاَدْرِكْ مَا لاَ يُتْرَكْ

Sedangkan redha Allah adlh tujuan yang tdk boleh ditinggalkan. maka tinggalkan apa yg tdk bisa dicapai, dan gapailah apa yg tdk boleh ditinggalkan.





BELAS KASIH SANG WALIYULLAH

Tidak ada komentar:
              Suatu ketika Gus Dur (masih menjabat Presiden RI) berkunjung ke Kota Malang. Di tengah perjalanan, tiba-tiba beliau memerintahkan supirnya untuk berhenti.

"Kita beli duren dulu!!" kata Gus Dur.

         Akhirnya rombongan kepresidenan berhenti semua. Setelah membeli beberapa durian, Gus Dur berkata, "Yang di amplop itu berikan ke ibu ini!"

      Sang Ajudan seperti tidak percaya dengan apa yang didengar. Sang Ajudan pun mendekati Gus Dur sambil berbisi, "Pak, uang yang di amplop sepuluh juta."

"Iya kasihkan semua!" kata Gus Dur.

        Akhirnya Sang Ajudan pun memberikan amplop kepada si penjual durian. Subhanallah, seketika si penjual durian yang notabene adalah seorang ibu yang usianya tidak muda lagi langsung bersimpuh di depan Gus Dur.

"Alhamdulillah... Yaa Allah. Matur nuwun Pak Gus Dur. Niki wau anak kulo mboten pareng dibeto wangsul saking rumah sakit, menawi mboten saget mbayar sedoso juta. Anak kulo dirawat wonten rumah sakit ..."

(Alhamdulillah... Yaa Allah, Terima kasih Pak Gus Dur. Baru saja anak saya tidak bisa dibawa pulang dari rumah sakit, jika tidak bisa membayar uang sepuluh juta. Anak saya dirawat di rumah sakit).

7 Pokok Dalam Hidup

Tidak ada komentar:
      

    Dikatakan Oleh Sahal At-Tustari RA yang dikutip Syekh Abdul Wahhab As-Sya’rani berikut ini:

و)احذر أيضا (من أذى الخلق) فإنه من السموم القاتلة... وقال أيضا "أصولنا سبعة: التمسك بكتاب الله تعالى، الاقتداء بسيدنا رسول الله صلى الله عليه وسلم، وأكل الحلال، واجتناب المعاصي، والتوبة، وأداء الحقوق، وكف الأذى وهو على نوعين: أحدهما كف أذى الجوارح الظاهرة. ثانيهما كف القلب عما يخطر فيه من سوء الظن بالناس فإنه من السموم القاتلة ولا يشعر به أحد لا سيما سوء الظن بالأولياء والعلماء وحملة القرآن."


Artinya, “Hati-hatilah (menyakiti makhluk) karena tindakan itu adalah ‘racun mematikan...’ Sahal At-Tustari RA juga berkata, ‘Pokok kami ada tujuh: berpegang pada kitab suci Allah Al-Quran, meneladani Rasulullah SAW, mengonsumsi makanan halal, menjauhi maksiat, bertobat, menunaikan kewajiban, dan menahan diri dari tindakan menyakitkan bagi orang lain. Penahanan diri agar tidak menyakiti orang lain terbagi dua: pertama, menahan anggota badan. Kedua, menahan batin dari buruk sangka (suuzzhan) terhadap orang lain yang melintas di hati. Pasalnya, buruk sangka termasuk racun mematikan, tetapi bahaya ini jarang disadari oleh banyak orang, terlebih lagi buruk sangka terhadap para wali, ulama, dan para penghafal Al-Quran,’” (Lihat Syekh Abdul Wahhab As-Sya‘rani, Syarah Al-Minahus Saniyyah, [Indonesia: Al-Haramain, tanpa catatan tahun], halaman 7).

                Buruk sangka tanpa pembuktian dan tabayun, ghibah, ujaran kebencian, dan fitnah terhadap para kiai dan orang saleh bukan hanya menutup pintu rahmat Allah, tetapi juga membuka lebar pintu murka Allah. Pesan ini berulang kali disampaikan Syekh Ali Wafa kepada Syekh Abdul Wahab As-Sya’rani dalam kutipan berikut ini:

وفي وصية سيدي علي بن وفا رحمه الله تعالى: إياكم أيها المريدون أن تقعوا في حق أحد من أقران شيخكم فإن لحوم الأولياء سم ولو لم يؤاخذوكم، وإياكم ثم إياكم من الاستهانة بغيبة أحد ولو لم تبلغه تلك الغيبة بل خافوا منها أكثر مما تخافون إذا بلغته فإنه وليه الله تعالى. فاعلم ذلك يا أخي.

Artinya, “Dalam wasiat guruku Ali bin Wafa–Allah yarhamuh–, ‘Wahai para murid, waspadalah kamu terhadap hak salah seorang sahabat gurumu karena daging para wali adalah racun sekalipun mereka tidak mengambil tindakan terhadapmu. Waspada dan waspada atas penghinaan berupa ghibah terhadap salah seorang dari mereka sekalipun ghibah itu tidak sampai ke telinga mereka. Tetapi yang seharusnya paling kalian takuti adalah ketika ghibahmu sampai ke telinga mereka karena sungguh pelindung mereka adalah Allah. Sadarilah hal ini wahai saudaraku,” (Lihat Syekh Abdul Wahhab As-Sya‘rani, Syarah Al-Minahus Saniyyah),

Sabtu, 29 September 2018

Huruf huruf yang di gunakan untuk makna Jawa pegon

Tidak ada komentar:
          Berikut huruf-huruf yang digunakan dan maksudnya dalam bahasa jawa dan Indonesia:

Huruf م : utawi/ bermula (kedudukannya mubtada’)
Huruf خ : iku/ itu (kedudukannya khobar)
Huruf ج : mongko/ maka (kedudukannya jawab)
Huruf حا : hale/tingkahe/ halnya (kedudukannya hal)
Huruf ع : kerono/ karena (kedudukannya ta’lil)
Huruf غ : senajan/ walaupun (kedudukannya ghoyah)
Huruf فا : sopo/ siapa (kedudukannya fail aqil)
Huruf ف : opo/ apa (kedudukannya fail ghoiru aqil)
Huruf مف : ing/ pada (kedudukannya maful bih)
Huruf نف : sopo/opo/ siapa/apa (kedudukannya naibul fail)
Titik tiga / huruf ش :kelakuan/ kelakuan (kedudukannya Sya’n)
Huruf مط : kelawan/ dengan (kedudukannya maful mutlak)
Huruf تم : apane/ apanya (kedudukannya tamyiz)
Huruf ظ : ingdalem/ pada (kedudukannya zhorof)
Huruf نف : ora/ tidak (kedudukannya nafiyah)
Huruf س : jalaran/ karena (kedudukannya sababiah)
Huruf ص : kang/sing/ yang (kedudukannya shifat)
Huruf با : bayane (artinya kondisinya (kedudukannya bayan)

Rabu, 26 September 2018

28 HAL YANG DAPAT MENYEBABKAN RIZKI TIDAK LANCAR

Tidak ada komentar:

بسم الله الرحمن الرحيم

1. Berbuat Dosa, khususnya berbohong
2. ‎Banyak tidur
3. ‎Tidur telanjang
4. ‎Makan ketika junub
5. ‎Membiarkan sisa-sisa makanan yang jatuh
6. ‎Membakar kulit bawang merah dan bawang putih
7. ‎Menyapu rumah ketika malam hari
8. ‎Membiarkan sampah di dalam rumah
9. ‎Berjalan di depan orang yang lebih tua
10. ‎Memanggil kedua orangtua dengan namanya
11. Mencuci kedua tangan dengan lumpur/air yang bercampur dengan tanah.
12. Lalai dalam sholat fardhu
13. Menjahit baju yang sedang dia kenakan sendiri
14. Tidak membersihkan jaring laba-laba di rumah.
15. Selalu keluar lebih awal setelah selesai sholat di masjid.
16. Selalu pergi awal ke pasar
17. Paling akhir pulang dari pasar.
18. Tidak mencuci perabotan rumah.
19. Membeli roti dari pengemis.
20. Memadamkan lampu minyak dengan cara di tiup
21. Menulis denga pena yang di ikat
22. Bersisir dengan sisir yang patah
23. Tidak mendoakan kedua orangtua
24. Menggunakan imamah/sorban dengan cara duduk.
25. Memasang celana dengan cara berdiri
26. Pelit.
27. Pelit dalam memberi nafkah.
28. ‎Boros.

اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه اجمعين

Jumat, 21 September 2018

PELAJARAN HAKIKAT ALA GUS MIEK

Tidak ada komentar:


           Seorang santri senior diajak masuk ke sebuah restoran China dan dipesankan babi guling bakar oleh Gus Miek (KH. Hamim Dzajuli). Setelah makanan tersaji, Gus Miek berkata, "Ayo dimakan!"

       Santri senior yang dari tadi sebenarnya sudah kebingungan, kini semakin bingung bagaimana menjawabnya.
Mau dimakan, itu daging babi? Tidak dimakan, yang memerintahkan itu Gus Miek? Seorang Kiai yang ia yakini sebagai Wali.

         Terbayang olehnya banyak kisah yang pernah ia dengar, bahwa setiap kali Gus Miek minum bir, maka sebelum menyentuh bibir, bir itu berubah menjadi air putih dan lain-lain.
            Dengan harap-harap cemas, ia pun memutuskan untuk memakan daging babi tersebut. Siapa tahu di mulutnya nanti, daging babi ini akan berubah jadi daging kambing. Hahahaha ....

          Sebelum daging babi itu masuk ke mulutnya, tiba-tiba "Plaaakkkkk ...!" sebuah tamparan keras mendarat di pipinya.
Gus Miek dengan wajah marah berkata, "Mondok berapa tahun, kok tidak tahu daging babi itu haram!"
"Tapi Gus ...?"
"Tapi apa? sahut Gus Miek. "Siapa yang mengharamkan babi?"
"Allah ...," jawab santri senior sambil meringis kesakitan.
"Siapa yang perintahkan kamu makan babi?"
"Gus Miek.." jawabnya sambil menundukkan kepala.
"Siapa yang harus kamu dahulukan?"
.
          Demikianlah, sering Gus Miek mengingatkan, "Bila untuk pribadi, terapkan hukum syariat, supaya kamu berhati-hati. Bila menilai orang lain gunakanlah hakikat, agar kamu berprasangka baik."



Jumat, 27 Juli 2018

CARA MENGETAHUI POSISI KITA DI SISI ALLAH SWT

Tidak ada komentar:


‎قالوا : مقامك حيث أقامك

Para ulama' Arif Billah berkata: "Kedudukanmu disisi ALLAH sesuai dengan dimana engkau sekarang ini didalam kesibukamu.
.
‎إذا أردت أن تعرف قدرك عند الله ، فانظر أين أقامك ؟

Jika engkau ingin mengetahui kedudukanmu disisi ALLAH maka lihatlah, dimanakah sekarang ini kesibukan aktifitasmu ?
.
‎فإذا شغلت بالذكر فاعلم أنه يريد أن يذكرك

Jika engkau tersibukkan diri dengan dzikir, maka ketahuilah bahwasannya ALLAH menginginkan untuk mengingatmu.
.
‎إذا شغلت بالقرآن ، فاعلم أنه يريد أن يحدثك

Jika engkau tersibukkan dengan Al-Qur'an maka ketahuilah bahwasannya ALLAH menginginkanmu untuk berbicara atau berinteraksi denganmu.
.
‎ إذا شغلت بالطاعات ، فاعلم أنه قربك

Jika engkau tersibukkan dengan ketaatan-ketaatan, maka ketahuilah bahwasannya ALLAH mendekatimu.
.
‎إذا شغلت بالدنيا ، فاعلم أنه أبعدك

Jika engkau tersibukkan dengan dunia, maka ketahuilah bahwasannya ALLAH menjauhimu.
.
‎ إذا شغلت بالناس ، فاعلم أنه أهانك

Jika engkau tersibukkan dengan manusia, maka ketahuilah bahwasannya ALLAH menghinakanmu.
.
‎إذا شغلت بالدعاء ، فاعلم أنه يريد أن يعطيك

Jika engkau tersibukkan dengan do'a, maka ketahuilah bahwasannya ALLAH menginginkan memberikan sesuatu kepada dirimu.
.
‎اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك

Yaa ALLAH... bantulah kami agar selalu mengingat-MU, mensyukuri-MU dan agar mampu beribadah kepada-MU dengan sebaik-baiknya.
.
‎يالله بالتوفيق حتى نفيق ونلحق الفريق

Mudah-mudahan kita mendapat taufiq sehingga kita bisa di golongkan dengan orang-orang sholeh. Aamiin.

Semoga manfaat .
 
back to top