Selasa, 22 Oktober 2019

๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒบ RABU Wekasan ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒบ

Tidak ada komentar:
       
    Ingat Bahwa Besok Rabu tanggal 23 Oktober  2019 M Bertepatan dengan 24 Safar 1441 H Kita Semua memasuki Suatu Hari yang dikenal dengan Istilah Rabu Pungkasan atau Rabu Kasan atau Rabu Wekasan

       Rabu Wekasan adalah Rabu yang terakhir dibulan Safar sebelum Memasuki Bulan Maulid atau Mulud atau Rabbiul Awal

            Dihari itu Pula Rasulullah Muhammad SAW Awal dari Jatuh Sakit nya Beliau, Selama 12 Hari berturut Turut dimulai sakit nya di Hari Rabu Terakhir Bulan Safar dan Dihari Ke-12 Hari Senin Maulid Rasulullah Muhammad SAW WAFAT Meninggal Dunia

           Dihari itu Pula (Rabu Pungkasan) ALLAH Menurunkan ke Dunia yang dijelaskan dalam beberapa Kitab-Kitab Sebanyak 360.000 Macam BALA / MUSIBAH baik kecil atau Besar termasuk Apes

         Berlaku untuk seluruh Mahluk di Langit dan Bumi Yang dimulai dari Sejak Fajar Shubuh dihari Rabu 24 Safar 1441H.

         Maka dari Itu Para Ulama menyarakan Untuk Buatlah Doa Bersama dan Bersedakahlah.
Karena Sedakah Diantaranya Kekuatan & Keutamaan Sedekah yaitu Mampu menolak BALA'/MUSIBAH, Seperti Yang diriwayatkan Dalam Hadist,

          Rasulullah Muhammad SAW Bersabda "Bersegeralah untuk bersedekah. Karena musibah dan bencana tidak bisa mendahului sedekah".

           BERSEDEKALAH dalam bentuk Apapun tidak harus dengan Uang atau Sesuatu.
Bisa dengan Bertasbih Bertahmid Bertahlil Menyingkirkan Batu/Duri/Sesuatu yang berbahaya dijalan dll. Namun Lebih Afdolnya dengan Sesuatu atau Uang.

        DAN BERDOALAH sendirian atau BERJAMA'AH Memohon Kepada Allah agar Dihindarkan dari BALA yang ALLAH turunkan selama Seharia Penuh di Hari Rabu Pungkasan Besok

          Semoga Kita Semua, Keluarga Anda, Orang tua Anda, Anak Cucu Anda, Saudara2 Anda, Tetangga Anda, dan Kaum Muslim & Muslimah dibelahan Bumi manapun Terhindar dari BALA besar atau Kecil dengan Wasilah/Jalan Doa & Sedekah Anda Semua.

*AMALAN RABU WEKASAN BULAN SHOFAR*

           Rabu wekasan atau Rabu pungkasan adalah hari Rabu terakhir bulan Shofar. Sebagian ulama ahli kasyf mengatakan bahwa pada hari itu diturunkan 360.000 macam bala’.

          Karenanya kita disunahkan melaksanakan amalan sholat awwabin untuk tolak bala’ (hajat lidaf’il bala’).

           Dan pada tahun ini, Rabu wekasan jatuh pada hari Selasa malam Rabu tanggal 24 Shofar 1441 H/ tanggal 23 Oktober 2019 M.

           Sholat dilaksanakan empat roka’at dua kali salam, dengan niat:

ุฃُุตَู„ِّูŠْ ุณُู†َّุฉَ ุงู„ْุญَุงุฌَุฉِ ู„ِุฏَูْุนِ ุงู„ْุจَู„َุงุกِ ุฃَุฑْุจَุนَ ุฑَูƒَุนَุงุชٍ ู„ِู„ู‡ِ ุชَุนَุงู„َู‰

atau niat:

ุฃُุตَู„ِّูŠْ ุณُู†َّุฉَ ุงู„ْุญَุงุฌَุฉِ ู„ِุฏَูْุนِ ุงู„ْุจَู„َุงุกِ ุฑَูƒْุนَุชَูŠْู†ِ ู„ِู„ู‡ِ ุชَุนَุงู„َู‰

1. Al Fatihah, kemudian membaca surat Al-Kautsar 17x
2. Al Fatihah surat Al-Ikhlash 5x
3. Al Fatihah kemudian surat Al-Falaq 1x
4. Al Fatihah surat An-Nas 1x

Selesai sholat membaca Do’a ini:


ุจِุณْู…ِ ุงู„ู„ู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…ٰู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠْู…ِ
ูˆَุตَู„َّู‰ ุงู„ู„ู‡ُ ุชَุนَุงู„َู‰ ุนَู„َู‰ ุณَูŠِّุฏِู†َุง ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَุนَู„َู‰ ุขู„ِู‡ِ ูˆَุตَุญْุจِู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ. ุงู„ู„ّٰู‡ُู…َّ ูŠَุง ุดَุฏِูŠْุฏَ ุงู„ْู‚ُูˆَู‰ ูˆَูŠَุง ุดَุฏِูŠْุฏَ ุงู„ْู…ِุญَุงู„ِ ูŠَุง ุนَุฒِูŠْุฒُ ุฐَู„َّุชْ ู„ِุนِุฒَّุชِูƒَ ุฌَู…ِูŠْุนُ ุฎَู„ْู‚ِูƒَ ุงِูƒْูِู†ِูŠْ ู…ِู†ْ ุฌَู…ِูŠْุนِ ุฎَู„ْู‚ِูƒَ ูŠَุง ู…ُุญْุณِู†ُ ูŠَุง ู…ُุฌَู…ِّู„ُ ูŠَุง ู…ُุชَูَุถِّู„ُ ูŠَุง ู…ُู†ْุนِู…ُ ูŠَุง ู…ُูƒْุฑِู…ُ ูŠَุง ู…َู†ْ ู„َุข ุฅِู„ٰู‡َ ุฅِู„َّุง ุฃَู†ْุชَ ุจِุฑَุญْู…َุชِูƒَ ูŠุงَ ุฃَุฑْุญَู…َ ุงู„ุฑَّุงุญِู…ِูŠْู†َ. ุงู„ู„ّٰู‡ُู…َّ ุจِุณِุฑِّ ุงู„ْุญَุณَู†ِ ูˆَุฃَุฎِูŠْู‡ِ ูˆَุฌَุฏِّู‡ِ ูˆَุฃَุจِูŠْู‡ِ ุงِูƒْูِู†ِูŠْ ุดَุฑَّ ู‡ٰุฐَุง ุงู„ْูŠَูˆْู…ِ ูˆَู…َุง ูŠَู†ْุฒِู„ُ ูِูŠْู‡ِ ูŠَุง ูƒَุงูِูŠْ ูَุณَูŠَูƒْูِูŠْูƒَู‡ُู…ُ ุงู„ู„ู‡ُ ูˆَู‡ُูˆَ ุงู„ุณَّู…ِูŠْุนُ ุงู„ْุนَู„ِูŠْู…ُ ูˆَุญَุณْุจُู†َุง ุงู„ู„ู‡ُ ูˆَู†ِุนْู…َ ุงู„ْูˆَูƒِูŠْู„ُ ูˆَู„َุง ุญَูˆْู„َ ูˆَู„َุง ู‚ُูˆَّุฉَ ุฅِู„َّุง ุจِุงู„ู„ู‡ِ ุงู„ْุนَู„ِูŠِّ ุงู„ْุนَุธِูŠْู…ِ. ูˆَุตَู„َّู‰ ุงู„ู„ู‡ُ ุชَุนَุงู„َู‰ ุนَู„َู‰ ุณَูŠِّุฏِู†َุง ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَุนَู„َู‰ ุขู„ِู‡ِ ูˆَุตَุญْุจِู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ.

Aamiin Aamiin Aamiin Yaa Rabbal'alamiin

Sabtu, 12 Oktober 2019

HABIB UMAR: GURU SEKUMPUL DAN HABIB ABDUL QADIR JEDAH PEGANG WALI QUTUB PADA MASANYA

Tidak ada komentar:
           Tahun 2009, Habib Umar bin Hafidz melakukan perjalanan dakwahnya di Indonesia. Salah satu tempat yang dituju adalah makam KH Muhammad Zaini Abdul Ghani (Guru Sekumpul). Habib Umar bahkan sampai ziarah ke makam Guru Sekumpul. Walaupun secara dhohir belum sering bertemu, tapi secara batin keduanya punya hubungan yang sangat erat.

           Saat itu, Habib Umar mengisahkan bahwa semasa hidupnya, Guru Sekumpul selalu membaca Maulid Simtud-Duror Al Habsyi di majlis maulid di Sekumpul, Martapura. Tiap malam Senin itu dibaca, sehingga arys bergemuruh lantaran bacaan Guru Sekumpul itu.

          “Pemegang Wali Qutub saat itu ada dua orang, yaitu Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf di Jedah dan Syeikh Zaini di Sekumpul, Martapura. Aku dibukakan futuh (dibukanya ruhani) melihat Wali Qutub Syeikh Zaini berada di dalam istana yang sangat megah. Istananya bertingakat dengan banyak kebun-kebun. Istana Syeikh Zaini berada di bawah naungan Syeikh Muhammad Arsyad Al Banjari, datuknya (Guru Kalampayan), dibawah bimbingan Syekh Samman dan Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani yang diterimanya langsung dari Rasulullah SAW. Istana itu dipenuhi oleh murid-murid Syeikh Zaini,” tegas Habib Umar.

            Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf adalah sosok guru mulia yang sangat masyhur pada masanya. Habib Umar termasuk salah satu murid kinasih Habib Abdul Qadir.

            Habib Umar juga mengisahkan bahwa sungguh luar biasa Guru Sekumpul bersama murid-muridnya. Sungguh
beruntung orang yang menjadi murid Guru Sekumpul dan mengikuti jejak langkahnya.

         “Akupun kalau datang ke Banjar pasti ziarah ke makam Syeikh Zaini minta berkah beliau,” tegas Habib Umar.

             “Ketika Syeikh Zaini telah wafat, aku sering melihat Syeikh Zaini di makam Zanbal, Hadramaut, Yaman, mengunjungi dan bertemu bertatap muka dengan para Auliya. Ketika wafatnya Syeikh Zaini pada tahun 2005, aku lihat langit terbelah, para malaikat semuanya turun mendatangi Syeikh Zaini,” kisah Habib Umar.

             Dalam kisah lain, pada suatu hari Habib Anis bin Alwi Al-Habsyi Solo berkunjung ke tempat Wali Qutub Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf di Jeddah. Saat itu, Habib Abdul Qadir Assegaf berkata, “Setiap wali di seluruh dunia berada di bawah telapak kakiku (di dalam kerajaanku, sebagaimana pernah juga diucapkan Syaikh Abdul Qadir al-Jailani)”.

“Kalau Guru Sekumpul (KH. Zaini Abdul Ghani)?,” tanya Habib Anis.

             “Tidak ada dalam kerajaanku,” jawab Habib Abdul Qadir.

            “Saya pernah berkunjung ke tempat Guru Sekumpul. Di sana dihadiri banyak jamaah dan membacakan kitab-kitab yang banyak dibaca para habaib juga.” kata Habib Anis lagi. Bahkan sampai dua kali Habib Anis menanyakan sosok Guru Sekumpul, tapi tetap dijawab “tidak ada” oleh Habib Abdul Qadir.

            Dan untuk ketiga kalinya Habib Anis menanyakan hal yang sama kepada Al-Habib Abdul Qadir. Sejenak kemudian Habib Abdul Qadir terdiam, lalu berkata:

            “Ada, tapi beliau mempunyai kerajaan tersendiri dan lengkap dengan bawahan semuanya. Dan langsung Rasulullah SAW yang memberikan kerajaan tersebut.”

             Suatu ketika ada seseorang yang bertanya kepada Guru Sekumpul tentang sosok Al-Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf Jeddah. Dan Tuan Guru Sekumpul menjawab: “Al-Habib Abdul Qadir itu wali Qutubnya dunia.”

            Kisah Habib Anis bertemu Habib Abdul Qadir ini diceritakan oleh Habib Ali yang tak lain adalah keponakan Habib Anis al-Habsyi Solo. Semoga dengan membaca kisah para wali ini, kita mendapatkan dari Allah SWT.

Wallahu a'lam

Rabu, 09 Oktober 2019

Fadhilah Ayat Laqodjaakum

Tidak ada komentar:
        Baca ayat ini sebanyak 7 kali setiap kali selesai solat fardhu, dengan izin Allah .
.
1. Jika dia seorang yang lemah, maka akan menjadi kuat

2. Jika dia seorang yang hina, maka akan menjadi seorang yang mulia

3.  Jika dia seorang yang kalah, maka akan segera mendapatkan pertolongan

4.  Jika dia seorang yang berkesempitan, maka akan mendapat kelapangan

5.  Jika dia seorang yang berhutang, maka akan segera dapat membayar

6. Jika dia seorang yang berada dalam kesusahan, maka akan hilang kesusahannya

7. Jika dia seorang yang sulit dalam penghidupan, maka akan segera mendapat kelapangan kehidupan

arti ayat 128
Sesungguhnya telah datang kepada kamu seorang Rasul dari golongan kamu sendiri (iaitu Nabi Muhammad s.a.w.), yang menjadi sangat berat kepadanya sebarang kesusahan yang ditanggung oleh kamu, yang sangat lobakan (inginkan) kebaikan bagi kamu, (dan) ia pula menumpahkan perasaan belas serta kasih sayangnya kepada orang-orang yang beriman.
.
arti ayat 129
Kemudian jika mereka berpaling ingkar, maka katakanlah (Wahai Muhammad):

“Cukuplah bagiku Allah (yang menolong dan memeliharaku), tiada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia kepadaNya aku berserah diri, dan Dialah yang mempunyai ‘Arasy yang besar.

Memagari Rumah atau Memagari Orang

Tidak ada komentar:
          Siapkan satu gelas air. Untuk memagari rumah, bacalah Do’a Nur Nubuwwah 1x. kemudian berdo’a “Ya Allah. Hamba berniat menggunakan kekuatan gaib yang ada di dalam diri hamba. Hamba mohon dengan perantara air ini, lindungilah rumah/sawah/kebun … bin … (nama dan nama bapaknya) dari kejahatan kasar dan halus, amin”.

        Kemudian tiupkan 3x pada sebotol air.
Gunakan air untuk menyiram sekeliling rumah. insyaAllah akan terlindung dari kejahatan halus, pencurian, perampokan dll. Bila ada yang berniat jahat maka ia akan bingung dan tidak dapat pulang. Namun jangan disakiti atau dizalimi. Berilah ia makan. Kalau ada kelebihan uang, berilah dia uang dan tunjukkan jalan pulang. Ingat! Tidak boleh disakiti, melainkan disadarkan.

            Untuk memagari orang caranya sama, hanya tidak perlu menggunakan kata rumah atau alamat. Air digunakan untuk minum dan mandi.

Do’a Nur Nubuwwah

BISMILLAAHIR RAHMAANIR RAHIIM.
Kemudian diteruskan dengan ALLAAHUMMA DZIS SULTHAANIL ‘AZHIM, WA DZIL MANNIL QADIIM, WADZIL WAJHIL KARIIM, WAWALIYYIL KALIMAATI TAAMMAATI WAD
DA’AWAATIL MUSTAJA ABAH, ‘AAQILIL HASANIWAL HUSAINI MIN ANFUSIL HAQQI ‘AINIL QUDRATI WAN NAAZHIRIINA WA’AINIL INSIWAL JINN, WAIN YAKAADUL LADZIINA KAFARUU LI YUZLIQUUNAKA BI ABSHAARIHIM LAMMAA SAMI’UDZDZHIKRA,
WAYAQUULUUNA IN NAHUU LAMAJNUUN, WAMAAHUWA ILLAA DZIKRUL LIL‘AALAMIIN.
WAMUSTAJAABU LUQMAANIL HAKIIM. WA WARITSU SULAIMAANABNI DAAWUDA ‘ALAIHI
WAS SALAAM.

AL-WADUUD (7 kali AL WADUUD)……. (Lalu sebutkan. keinginan dalam hati kepada Allah SWT.

       Setelah itu Lanjutkan dengan membaca …… DZUL’ARSYIL MAJIID. THAWWIL ‘UMRII WASHAHHIH AJSAADII WAQDHI HAAJATII WAKTSIR AMWAALII WA AULAADII
WAJ ALNI HABBIBAN LINNAASI AJMA’JIN. WA TABBA’ADIL’ADAAWATA KULLA
MIMBANII AADAMA ‘ALAIHIS SALAAM. MANKAANA HAYYAUW WA YAHIQQAL QAULU ‘ALALKAAFIRIIN. WA QULJAA AL HAQQU WA ZAHAQAL BAATHIL, INNA BAATHILAKAANA ZAHUUQAA. WA NUNAZZI LU MINAL QUR’AANI MAA HUWA SYIFAAUW
WARAHMATUL LIL MUKMINIIN. WALAA YAZIIDUZH ZHAALIMIINA ILLAA KHASAARAA.
SUBHAANA RABBIKA RABBIL ‘IZZATI ‘AMMAA YASHIFUUN, WA SALAAMUN ‘ALAL MURSALIIN, WAL HAMDU LIL LAAHI RABIIL ‘AALAMIIN”.   

nb. Tetap memhon pada Allah dan Jangan lupa shalat 5 waktu smoga bermanfaat

Minggu, 06 Oktober 2019

RENUNGAN Sebuah BOTOL

Tidak ada komentar:
              Sebuah BOTOL๐Ÿถ
~Kalau diisi air mineral, harganya 3 ribuan...
~Kalau diisi jus buah, hargan ya 10 ribuan...
~Kalau diisi Madu, harganya ratusan ribu...
~Kalau diisi minyak wangi harganya bisa jutaan!.
~Kalau diisi air comberan, hanya akan dibuang dalam tong sampah karena tidak ada harganya...

           Sama-sama dikemas dalam BOTOL tetapi berbeda nilainya, sebab "isi" yang ada di dalamnya berbeda...

          Begitu juga dgn kita; semua sama... semua manusia...

Yang membedakannya adalah; KARAKTER yg ada didalam diri kita.

Ilmu dan pemahaman yg benar akan membangun karakter yg benar.

"Sukses tidak diukur dari posisi yg kita capai, tapi dari kesulitan'2 yg berhasil kita atasi ketika berusaha meraih sukses"

Bila kita mengisi hati, dgn penyesalan masa lalu & kekhawatiran akan masa depan, hampir pasti kita tidak akan memiliki hari ini untuk kita syukuri.

Hujan & badai akan selalu kita temui dalam perjalanan hidup, namun...

"Hujan besar itu seperti tantangan hidup. Tidak perlu berdoa memohon hujan berhenti, tetapi cukup berdoa agar Payung kita bertambah kuat"

Ingat! Umur itu seperti es batu.
dipakai atau tidak dipakai akan tetap mencair... digunakan atau tidak digunakan umur kita tetap akan berkurang dari "jatah" yg telah ditetapkan.

"Selagi masih tersisa jatah usia kita, lakukanlah KEBAIKAN sebanyak yg kita mampu lakukan."

1. Ada 3 hal dalam hidup yang tidak bisa kembali:
          Waktu, Ucapan dan Kesempatan 
Jagalah itu, jangan sampai kau menyesal karenanya...

2. Ada 3 hal yang dapat menghancurkan hidup seseorang:
          Amarah, Keangkuhan dan Dendam
Hindarilah ia selalu...

3. Ada 3 hal yang tidak boleh hilang :
          Harapan, Keikhlasan dan Kejujuran   
Peliharalah ketiganya...

4. Ada 3 hal yang paling berharga :
        Kasih Sayang, Cinta dan Kebaikan     
Pupuklah itu semua...

5.  Ada 3 hal dalam hidup yang tidak pernah pasti:
          Kekayaan, Kejayaan dan Mimpi   
Jangan terobsesi karenanya...

6. Ada 3 hal yang dapat membentuk watak seseorang :       
    Komitmen, Ketulusan dan Kerja Keras   
Upayakanlah sekuatnya...

7. Ada 3 hal yang membuat kita sukses :
           Tekad, Kemauan dan Fokus
Usahakan dengan sungguh-sungguh...

8. Ada 3 hal yang tidak pernah kita tahu :
          Rejeki, Umur dan Jodoh       
Mintalah pada TUHAN..
TAPI, ada 3 hal dalam hidup yang PASTI :   
         Tua , Sakit dan Kematian

Persiapkanlah dengan sebaik-baiknya...

Senin, 23 September 2019

Menulis 113 Bismillah di Awal Muharram

Tidak ada komentar:
          Imam Muhammad Haqqiy an-Naziliy rahimahullah mencatatkan dalam kitabnya Khazinatul Asrar Jalilatul Adzkar halaman 92:

Siapa saja yang menulis:

ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู…

Sebanyak 113 kali pada tanggal 1 Muharram di kertas, maka dirinya dan keluarganya akan diberikan perlindungan dari segala musibah dan keburukan selama seumur hidup.

ADAPUN CARANYA :

▪Hendaknya menulis kalimah Bismillahir Rahmanir Rahim (tulisan arab) pada tanggal 1 Muharram
▪Dilakukan dalam keadaan berwudhu,
▪Menghadap qiblat,
▪Menutup aurat dan tidak berbicara
▪Niat lidaf'ul bala (tolak bala), Tahshin (benteng) dan jalbul manafi' (memperoleh manfaat) semata-mata bertabarruk dengan ayat al-Qur'an Bismillahir Rahmanir Rahim dan salah satu bulan yang dimuliakan yaitu bulan Muharram.

Syekh Muhyiddin Zadah dalam kitab Hasyiyah Tafsir al-Baidhawiy juz 1 halaman: 45 mengutip riwayat dari Khalifah Umar Bin Abdul Aziz Rahimahullah yang menyatakan:

ุทูˆู„ูˆุง ุงู„ุจุงุก ูˆุฃุธู‡ุฑูˆุง ุงู„ุณูŠู† ูˆุฏูˆุฑูˆุง ุงู„ู…ูŠู… ุชุนุธูŠู…ุง ู„ูƒุชุงุจ ุงู„ู„ู‡

Panjangkan huruf Ba dan  (perjelas) huruf Sin dengan giginya dan bulatkan huruf Mim dengan lubang ketika menulis ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ sebagai bentuk penghormatan kepada al-Qur'an.

Boleh dimulakan waktu penulisannya sejak adzan maghrib ketika sudah muncul hilal (bulan muda) hari pertama pergantian tahun tanggal 1 bulan Muharram dan berakhir ketika adzan besok malamnya.

Setelah menulis 113 bismillahir rahmanir rahim dianjurkan untuk membaca doa sesuai hajat yang diinginkan kemudian tulisan 113 bismillah tadi disimpan di dalam tempat yang layak .

Kenapa sebanyak 113 ada rahsia apa pada bilangan 113?

Jawapannya:
Sebab jumlah surat dalam al-Qur'an ada 114 surah dan surah-surah tersebut semuanya diawali dengan bismillahir rahmanir rahim kecuali satu surat saja yakni surat at-Taubah. Jadi yang diawali dengan bismillah hanya 113 surah.

Doa setelah menulis 113 Basmalah antara lain:

ุงู„ู„ู‡ู…ّ ุงู†ّู‰ ุงุณุฃู„ูƒ ุจูุถู„ ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู… ูˆุจุญู‚ّ ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู… ูˆุจู‡ูŠุจุฉ ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู… ูˆุจู…ู†ุฒู„ุฉ ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู… ุงุฑูุน ู‚ุฏุฑูŠ ูˆูŠุณّุฑู„ู‰ ุงู…ุฑูŠ ูˆุงุดุฑุญ ุตุฏุฑูŠ ูŠุงู…ู† ู‡ูˆ ูƒู‡ูŠู€ู€ุนุต ุญู…ุนุณู€ู‚ ุงู„ู…ّ ุงู„ู…ّุต ุงู„ู…ุฑ ุญู€ู… ุงู„ู„ู‡ ู„ุงุงู„ู‡ ุงู„ุงู‡ูˆ ุงู„ุญูŠّ ุงู„ู‚ูŠّูˆู… ุจุณุฑّ ุงู„ู‡ูŠุจุฉ ูˆุงู„ู‚ุฏุฑุฉ ูˆุจุณุฑّ ุงู„ุฌุจุฑูˆุช ูˆุงู„ุนุธู…ุฉ ุงุฌุนู„ู†ู‰ ู…ู† ุนุจุงุฏูƒ ุงู„ู…ุชّู‚ูŠู† ูˆุงู‡ู„ ุทุงุนุชูƒ ุงู„ู…ุญู€ุจّูŠู† ูˆุงุฑุฒู‚ู†ู‰ ุนู„ู…ุงู†ุงูุนุง ูŠุงุฑุจّ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู† ูˆุตู„ّู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ุณูŠّุฏู†ุงู…ุญู…ّุฏ ูˆุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ูˆุณู„ّู…

Diambil dari kitab Ittihaful Amajid Binafaisil Fawaid karya Abu Mun'yah as-Syakunjiy.

Wallahu A'lam. Semoga bermanfaat.


Selasa, 27 Agustus 2019

SITI KHADIJAH (Istri Rasulullah SAW )

Tidak ada komentar:


- Tak Tahan Air Mata, Banyak Yang Menangis Membaca Kisah Ibu Siti Khadijah (Istri Rasulullah) ini

- Ibu Siti Khadijah Memang Wanita Istimewa.
DUA PERTIGA (2/3) wilayah Makkah adalah milik Siti Khadijah, istri pertama Rasulullah SAW.
Ia wanita bangsawan yang menyandang kemuliaan dan kelimpahan harta kekayaan.

- Namun ketika wafat, tak selembar kafanpun dia miliki. Bahkan baju yang dikenakannya di saat menjelang ajal adalah pakaian kumuh dengan 83 tambalan.

“Fatimah putriku, aku yakin ajalku segera tiba,” bisik Ibu Siti Khadijah kepada Fatimah sesaat menjelang ajal. “Yang kutakutkan adalah siksa kubur.

- Tolong mintakan kepada ayahmu, agar beliau memberikan sorbannya yang biasa digunakan menerima wahyu untuk dijadikan kain kafanku.
Aku malu dan takut memintanya sendiri”.

- Mendengar itu Rasulullah berkata, “Wahai istriku Khadijah, Allah menitipkan salam kepadamu, dan telah dipersiapkan tempatmu di surga”.

- Ibu Siti Khadijah, Ummul Mu’minin (ibu kaum mukmin), pun kemudian menghembuskan nafas terakhirnya di pangkuan Rasulullah.

- Didekapnya sang istri itu dengan perasaan pilu yang teramat sangat. Tumpahlah air mata mulia Rasulullah dan semua orang yang ada di situ.

- Dalam suasana seperti itu, Malaikat Jibril turun dari langit dengan mengucap salam dan membawa lima kain kafan.
Rasulullah menjawab salam Jibril, kemudian bertanya, “Untuk siapa sajakah kain kafan itu, ya Jibril?”
“Kafan ini untuk Siti Khadijah, untuk engkau ya Rasulullah, untuk Fatimah, Ali dan Hasan,” jawab Jibril yang tiba-tiba berhenti berkata, kemudian menangis.

- Rasulullah bertanya, “Kenapa, ya Jibril?”
“Cucumu yang satu, Husain, tidak memiliki kafan.
Dia akan dibantai, tergeletak tanpa kafan dan tak dimandikan,” jawab Jibril.

- Rasulullah berkata di dekat jasad Siti Khadijah, “Wahai Khadijah istriku sayang, demi Allah, aku tak kan pernah mendapatkan istri sepertimu.

- Pengabdianmu kepada Islam dan dirimu sungguh luar biasa.
Allah Maha mengetahui semua amalanmu.
Semua hartamu kau hibahkan untuk Islam.
Kaum muslimin pun ikut menikmatinya. Semua pakaian kaum muslimin dan pakaianku ini juga darimu.
Namun begitu, mengapa permohonan terakhirmu kepadaku hanyalah selembar sorban!?”

- Tersedu Rasulullah mengenang istrinya semasa hidup.

- Siti Khadijah
Dikisahkan, suatu hari, ketika Rasulullah pulang dari berdakwah, beliau masuk ke dalam rumah. Khadijah menyambut, dan hendak berdiri di depan pintu, kemudian Rasulullah bersabda, “Wahai Khadijah, tetaplah kamu di tempatmu”.

- Ketika itu Khadijah sedang menyusui Fatimah yang masih bayi.
Saat itu seluruh kekayaan mereka telah habis. Seringkali makanan pun tak punya, sehingga ketika Fatimah menyusu, bukan air susu yang keluar akan tetapi darah.
Darahlah yang masuk dalam mulut Fatimah r.a.

- Kemudian Rasulullah mengambil Fatimah dari gendongan istrinya, dan diletakkan di tempat tidur.
Rasulullah yang lelah sepulang berdakwah dan menghadapi segala caci-maki serta fitnah manusia itu lalu berbaring di pangkuan Khadijah hingga tertidur.

- Ketika itulah Khadijah membelai kepala Rasulullah dengan penuh kelembutan dan rasa sayang.
Tak terasa air mata Khadijah menetes di pipi Rasulullah hingga membuat beliau terjaga.

“Wahai Khadijah, mengapa engkau menangis? Adakah engkau menyesal bersuamikan aku?” tanya Rasulullah dengan lembut.
“Dahulu engkau wanita bangsawan, engkau mulia, engkau hartawan. Namun hari ini engkau telah dihina orang.
Semua orang telah menjauhi dirimu. Seluruh kekayaanmu habis.
Adakah engkau menyesal, wahai Khadijah, bersuamikan aku, Muhammad?" lanjut Rasulullah tak kuasa melihat istrinya menangis.

“Wahai suamiku, wahai Nabi Allah. Bukan itu yang kutangiskan," jawab Khadijah.
"Dahulu aku memiliki kemuliaan. Kemuliaan itu telah aku serahkan untuk Allah dan RasulNya. Dahulu aku adalah bangsawan. Kebangsawanan itu juga aku serahkan untuk Allah dan RasulNya. Dahulu aku memiliki harta kekayaan.
Seluruh kekayaan itupun telah aku serahkan untuk Allah dan RasulNya”.

"Wahai Rasulullah, sekarang aku tak punya apa-apa lagi. Tetapi engkau masih terus memperjuangkan agama ini.
Wahai Rasulullah, sekiranya nanti aku mati sedangkan perjuanganmu belum selesai, sekiranya engkau hendak menyeberangi sebuah lautan, sekiranya engkau hendak menyeberangi sungai namun engkau tidak memperoleh rakit atau pun jembatan, maka galilah lubang kuburku, ambillah tulang-belulangku, jadikanlah sebagai jembatan bagimu untuk menyeberangi sungai itu supaya engkau bisa berjumpa dengan manusia dan melanjutkan dakwahmu”.

"Ingatkan mereka tentang kebesaran Allah.
Ingatkan mereka kepada yang hak. Ajak mereka kepada Islam, wahai Rasulullah”.

- Di samping jasad Siti Khadijah, Rasulullah kemudian berdoa kepada Allah. “Ya Allah, ya Ilahi Rabbiy, limpahkanlah rahmat-Mu kepada Khadijahku, yang selalu membantuku dalam menegakkan Islam. Mempercayaiku pada saat orang lain menentangku. Menyenangkanku pada saat orang lain menyusahkanku. Menenteramkanku pada saat orang lain membuatku gelisah”.

- Rasulullah pun tampak sedih. “Oh Khadijahku sayang, kau meninggalkanku sendirian dalam perjuanganku.
Siapa lagi yang akan membantuku?”
“Aku, ya Rasulullah!” sahut Ali bin Abi Thalib.
jawab ,menantu Rasullulah.....

Barakallahu fii umriik

Semoga Aamiin diberkahi rejeki berlimpah dan bisa sowan makam Rasulullah dan Ibu Siti Khadijah Aamiin...
 
back to top