Minggu, 27 September 2020

Proses Penciptaan Manusia menurut Al Qur'an

Tidak ada komentar:

Manusia hakikatnya merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang paling sempurna bentuknya, seperti yang tertera didalam Al Qur'an, "Sungguh, Kami telah Menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya" (At-Tin : 4).


                


                Maksud paling sempurna disini adalah Allah menciptakan manusia dengan tubuh yang berdiri tegak sedangkan hewan-hewan kebanyakan diciptakan dengan merayap. Allah juga menciptakan manusia yang makan menggunakan tangannya dan diberi keistimewaan berupa akal.


               Al Quran menggambarkan tahap-tahap pertumbuhan janin di dalam rahim secara jelas dan akurat, dan membagikannya kedalam tujuh fase seperti yang tertera dalam QS. Al-Mu'minun ayat 12-14 :


"Dan Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik." (QS. Al-Mu'minun : 12-14).

Cara Daftar Kartu Prakerja

Tidak ada komentar:

      


         Cara mendaftar Kartu Pra Kerja bisa melalui portal https://www.prakerja.go.id/. Sebelum mendaftar Kartu Pra Kerja, Anda haru membuat akun terlebih dahulu. Daftar akun Kartu Pra Kerja itu sangat mudah. Anda bisa pakai email atau nomor ponsel kamu yang aktif.


        Pendaftar wajib mengisi data atau informasi pada Situs dengan benar. Selain itu, Anda harus menggunakan nama dan data diri sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk yang sah. Berikut panduan membuat akun Kartu Pra Kerja di prakerja.go.id:


Masukkan nama lengkap, email dan kata sandi

Klik Daftar.

Selanjutnya verifikasi email kamu

Lakukan verifikasi yang telah dikirimkan via email.

Pendaftaran berhasil. Kamu berhasil membuat akun Kartu Prakerja.

Pendaftaran Kartu Prakerja

Lakukan login menggunakan akun yang telah  dibuat di langkah sebelumnya

Setelah berhasil daftar akun dan login akun, masuk ke Dashboard

Isi verifikasi KTP

Klik Berikutnya

Lengkapi data diri dan unggah foto KTP dan swafoto dengan KTP kamu

Lakukan Verifikasi Telepon

Klik kirim

Setelah selesai verifikasi KTP, mengisi data diri, dan verifikasi nomor telepon, isi deklarasi survey

Berikutnya kamu wajib melakukan tes

Setelah selesai tes, ikuti seleksi batch

Pilih batch yang diinginkan dan sesuaikan dengan domisili

Pendaftaran selesai

Tunggu proses evaluasi pendaftaran.

Rabu, 26 Agustus 2020

Tradisi di Yaumul Asyura

Tidak ada komentar:

     Puasa Asyura’


         Dalam kitab irsyadul ibad syekh zainuddin al-Malibari menuliskan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh al-Syaikhan (Bukhari dan Muslim). Dari Ibnu Abbas ra berkata pada saat Rasulullah datang ke Madinah beliau menemui orang-orang Yahudi yang sedang berpuasa pada hari asyura’, Rasulullah berkata “hari apa ini ..?” Orang Yahudi menjawab ini hari yang baik, pada hari ini Allah menyelamatkan Nabi Musa dan kaumnya. Maka Nabi Musa berpuasa pada hari ini. Nabi Muhammad Saw bersabda:


فَنَحْنُ أَحَقُّ وَأَوْلَى بِمُوْسَى مِنْكُمْ فَصَامَهُ وَأَمَرَ أَصْحَابَهُ بِصِيَامِهِ


“Kita lebih benar dan lebih utama dari Musa dari kalian. Maka Musa puasa pada hari itu, dan memerintahkan sahabat-sahabatnya untuk puasa”


Dalam hadits lain berbunyi:


انَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِصِيَامِ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ فَلَمَّا فُرِضَ رَمَضَانَ كَانَ مَنْ شَاءَ صَامَ وَمَنْ شَاءَ أَفْطَرَ


“Aisyah ra. berkata Dahulu Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wassalam memerintahkan untuk puasa di hari ‘Asyura. Dan ketika puasa Ramadhan diwajibkan, barangsiapa yang ingin (berpuasa di hari ‘Asyura) ia boleh berpuasa dan barangsiapa yang ingin (tidak berpuasa) ia boleh berbuka”. (HR. Al Bukhari No 1897)


        Melihat beberapa keistimewaan dari puasa ayura’ di atas, sudah sepatutnya kita sebagai orang muslim yang beriman bisa melakukan apa yang sudah dianjurkan oleh Nabi Muhammad Saw , walapun secara hukum puasa tersebut termasuk kategori puasa sunnah. Bagaimana dengan puasa tasu’a? Tidak hanya puasa pada hari kesepuluh saja, alangkah baiknya jika diikuti dengan puasa pada hari sebelumya (tasu’a) hari kesembilan atau sesudahnya dihari kesebelas.


         Ibnu abbas berkata “Berpuasalah pada hari asyura’ dan berbedalah dengan orang yahudi. Berpuasalah sehari sebelum asyura’ dan sehari sesudahnya.” (HR Ahmad)


Dalam riwayat Imam Baihaqi disebutkan:


 صُوْمُوْا التَّاسِعُ وَالْعَاشِرُ وَلَا تُشَبِّهُوْا بِالْيَهُوْدِ


“Berpuasalah pada hari tasu’a dan asyura’ dan janganlah kalian semua menyerupai orang-orang yahudi.”


Doa Pada Malam Asyura’

          Doa merupakan wujud pengahambaan kita kepada Allah Swt. Dengan doa kita berarti membutuhkan pertolongan Dzat yang Maha Menolong. Namun sebaliknya kalau kita enggan berdoa maka kita termasuk orang yang menyombongkan diri. Dan doa merupakan saif (pedang) bagi orang yang beriman. Termasuk tradisi yang sudah dihidupkan oleh ulama ulama salaf yaitu menghidupkan malam asyura’ dengan dzikir dan doa.


       Barang siapa yang mengerjakan ibadah pada malam asyura’ , maka dia seakan-akan beribadah kepada Allah seperti beribadahnya semua mahluk yang berada di tujuh langit. Hal ini sebagai mana yang disebutkan dalam kitab I’anatu al-Tholibin. al-Allamah al-Dairobi dan Sayid Muhammad al-Amir menukil keterangan Imam al-Ajhuri yang mengatakan bahwa “Barang siapa yang pada malam atau hari asyura’ membaca wirid حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ نِعْمَ اْلمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ  tujuh puluh kali Insya Allah sepanjang tahun akan di lindungi oleh allah dari musibah dan hal yang buruk.


Adapun doa pada malam asyura’ seperti berikut ini


بسم الله الرحمن الرحيم وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَمْ سُبْحَانَ الله مِلأَ الْمِيْزَانِ وَمُنْتَهَىَ الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الِّرضَى وَزِنَةَ الْعَرْشِ لَا مَلْجَأَ وَلاَ مَنْجَا مِنْ اللهِ إِلّاَ إِلَيْهِ. سُبْحَانَ الله عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ وَعَدَدَ كَالِمَاتِهِ التَّامَّاتِ كُالِّهَا، أَسْأَلُكَ السَّلَامَةَ كُلِّهَا بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَامَ الرَّاحِمِيْنَ، وَلاَ حَوْلَا وَلاَ قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ، وَهُوَ حَسْبِى وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ نِعْمض الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ ، وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى نَبِيِّنَا خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ أَجْمَعِيْنَ


Memberi Nafkah Yang Lebih Istimewa

Salah satu tradisi yang dilakukan oleh ulama salaf pada hari asyura’ yaitu memberi nafkah yang lebih kepada orang yang wajib diberi nafkah. Maksudnya bagi kepala keluarga alangkah baiknnya pada hari asyura’ ini, menyajikan menu yang spesial,yang lebih enak dan lezat dari hari selainnya. Imam al-Thabrani dan Imam al-Baihaqi meriwayatkan dari Abu Sa’id al-Khudri:


 مَنْ وَسَّعَ عَلَى عِيَالِهِ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ وَسَّعَ اللهُ عَلَيْهِ فِيْ سَنَتِهِ كُلِّهَا


“Barangsiapa memberi kelonggaran (nafkah) pada keluarganya pada hari asyura, niscaya Allah akan memberikan kelonggaran (rizki) kepadanya sepanjang tahun”.


Ada kisah menarik dari seorang ulama’ yang membuktikan tentang keabsahan hadits itu. Yaitu Sufyan bin Uyainah. Dia berkata “Saya telah mencoba dan mengamalkan hadits tersebut selama kurang lebih 50 tahun atau 60 tahun, dan hal itu benar dan mujarabnya benar.”


Bersedekah

Sebenarnya untuk tradisi bersedekah ini tidak harus pada hari asyura’. Karena sedekah bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Semakin banyak bersedekah semakin banyak pula kebaikan yang akan kita terima. Sedekah juga diyakini bisa menolak dari bahaya (bala’) yang menimpa diri orang yang mengamalkanya. Pada hari asyura’ ini ada keistimewaan dan kelebihan bagi orang yang mau bersedekah. Diriwayatkan dari Abu Musa al-Madiny dari Ibnu Umar berkata:


مَنْ صَامَ عَاشُوْرَاءَ فَكَأَنَّمَا صَامَ السَّنَةَ ، وَمَنْ تَصَدّقَ فِيْهِ كَانَ كَصَدَّقَةٍ السَّنَةِ


“Barang siapa berpuasa pada hari asyura’ seakan akan seperti puasa satu tahun. Dan barangsiapa bershodaqoh pada hari asyura’ maka seperti shodaqoh satu tahun”.


Sebuah Tragedi


Pada tanggal 10 Muharram 61 H, terjadi peristiwa sejarah yang yang sangat memilukan bagi umat Islam. Karena pada hari itu Sayyidina Husain cucu Rasullah Saw terbunuh di sebuah tempat yang namanya Karbala . Kejadian ini akhirnya dikenal dengan istilah peristiwa karbala . Pembunuhan ini dilakukan oleh kelompok pro-khalifah pada masa itu. Yaitu pendukung Yazid bin Mu’awiyah. Menurut beberapa pakar sejarah, meskipun sebenarnya khalifah sendiri tidak menghendaki tentang pembunuhan itu. Peristiwa itu memang sangat kejam dan tragis bagi siapa yang merenungkan ataupun membaca kisahnya. Sebab yang dibunuh adalah orang yang sangat dicintai Rasullah saw.


Tetapi sesedih atau setragis apapun peristiwa itu, apakah harus memperingatinya dengan melakukan kegiatan-kegiatan sebagai bentuk kedukaan dengan cara melukai diri sendiri, meratap dan menangis. Cukup mendoakan, mayakini bahwa beliau adalah cucu kesayangan Rasulullah, dan mengambil hikmah dari sikap, sifat, dan keteladanan beliau, serta hikmah yang terkandung dalam tragedi itu. Menyakiti diri sendiri, apalagi membahayakan nyawa atas dasar apapun, apalagi tidak membawa pada kemanfaatan pribadi maupun umum, adalah bentuk pengkhianatan seorang hamba pada Tuhannya yang menciptakan tubuhnya, yang seharusnya dirawat dan dijaga sebaik mungkin.

Sabtu, 01 Agustus 2020

Amalkan Wirid Ini Dalam Sujud Terakhir, Niscaya Do'a Terkabul

1 komentar:
         Amalan berikut dari KH. Husain Ilyas Pengasuh Pondok Pesantren al-Mishbar, Karangnongko, Kabupaten Mojokerto yang namanya sudah tidak asing di Indonesia, khususnya bagi masyarakat nahdliyin.Amalan tersebut dibaca pada sujud terakhir Salat wajib atau sunnah. Menurut penuturan beliau, KH. Husein Ilyas, amalan tersebut mempercepat terkabulnya doa bagi yang melakukannya. Berikut doa yang dibaca tersebut:

 … … … أَللَّهُمَّ سُقْ اِلَيَّ

Pada titik tersebut, sebutkan apa saja yang sedang menjadi hajat sahabat damparkitab.com. Misalnya minta jodoh yang baik lagi cantik, atau minta uang yang banyak.

Berikut, dawuh asli KH. Husein Ilyas yang penulis lansir dari FB, alanu.

Allahumma Suq Ilayya... (SUQ itu pakai Qof). Setelah itu terserah kamu, Kamu Mau apa, Misalnya,  Allahumma Suq Ilayya (duit yang banyak), silahkan terserah.

apalagi kalau mau hajatan “Allahumma Suq Ilayya (Hajatan).

juga ada amalan dari KH. Sya'rani Ahmadi Kudus Amalan Penenang Hati dan Pelancar Rezeki 
Amalkan Wirid Ini Dalam Sujud Terakhir, Niscaya Do'a Terkabul
Begini Cara Menunaikan Hajat Pakai Shalawat Nariyah
 Dibacanya ketika solat di waktu sujud terakhir, terserah solat apa saja.

Suq (سُقْ), maknanya giring. Saya juga mengamalkan kalau sedang terjepit, Allahumma suq ilayya (mobil), hahaha.

Makanya saya di Arofah, Gus Munawir berdoa sambil nangis. Romo Yai Ismail dawuh, kalau orang berdoa sambil nangis pasti diijabahi oleh Allah.

Yang mau mengamalkan silahkan, ketik qobiltu dan kirim fatihah buat beliau KH. Husein Ilyas Pengasuh Pondok Pesantren Al Misbhar, Karangnongko, Mojokerto.




       

Kamis, 09 Juli 2020

Cara Mengoperasikan Total Station Atau Theodholite Merek Leisa 09 /103

Tidak ada komentar:



1.     1.  Ketik tombol On atau Start

2.     2.  Pilih Program

3.      3.Pilih Rejection

4.      4.Pilih Knowbis Atau Original Point

5.      5. Pilih Job  Control Point

6.      6. Tulis nama titik letak  atau tempat berdiri Theodholite anda ...( contoh :          12345 atau surveyor atau terserah )

7.      7. Tembakkan pada job Control Point  misalkan control point  name a1              /a2/a3/a4

8.       8. Setelah selisihnya maksimal  1 / 2 milimeter  maka pilih set  akan                   tetapi kalau selisih jauh  maka harus mengulang lagi sampai    selisihnya  1 / 2  milimeter .

9.       9 Setelah pilih set kemudian  pilih ok  ini berarti  alat theodholite anda siap untuk bekerja  ke berbagai program diantaranya  :

a.       Stack out

b.      Surving

c.       Level

d.      Site up

e.      Transfer

f.        Lain lain

a)      a. Misal kan pilih program stackout  yaitu pilih nama job yang ada di gambar kemudian tembakkan ke lapangan maka hasilnya akan persis sesuai dengan gambar pada auto cad anda .

b)      b. Misalkan pilih program surving  yaitu pilih nama job yang ada di gambar kemudian tembakkan ke lapangan atau pada titik tertentu yang sudah ada karna surving tujuanya hanya untuk kontrol atau mengecek  suatu titik point yang sudah ada m asih sesuai  gambar atau berubah  bila ingin menyimpan point atau titik yang kita tembak tadi maka pilih save  bila tidak pilih next untuk lanjut ke titik berikutnya .

c)      c.  Misalkan pilih program level  maka pilih .

1.       Surving

2.       Page

3.       Off side

4.      
off side hight  elevasi yang ada di gambar di kurangi shirp +18             misalkan di gambar elevasinya 2.205 – 18 = 2.025

5.        kemudian pilih save atau all

d)     d . Misalkan pilih site up maka program ini hanya untuk mengetahui  lurus tegaknya bangunan yang kita lihat yaitu dengan mengontrol kemirin gan kanan kiri lurusnya pada alat theodolite anda ,

e)     e . Misalkan pilih program transfer yaitu anda bisa memindahkan data2  point atau kontrol point dari usb ke alat theodholite atau sebaliknya .

 


Senin, 22 Juni 2020

KEMULYAAN MU'ADZIN

Tidak ada komentar:
     Adzan termasuk ibadah mulia yang paling besar manfaatnya bagi orang banyak. Bagaimana tidak? Muadzin berjasa mengingatkan orang lupa, membangunkan orang tidur, dan memberi tahu orang yang sedang beraktivitas dan santai kalau waktu shalat sudah tiba. 

            Saking besarnya manfaat adzan ini, Allah SWT memberi ganjaran berupa ampunan dosa bagi orang yang mengumandangkannya.
     
      Hal ini sebagaimana yang dijelaskan Rasulullah SAW dalam hadis yang bersumber dari Abu Hurairah, 
المؤذن يغفر له مدى صوته ويستغفر له كل رطب ويابس وشاهد الصلاة يكتب له خمس وعشرون حسنة ويكفر عنه ما بينهما

 “Seorang muadzin akan diampuni sejauh suara adzan yang ia kumandangkan. Setiap (benda) yang basah dan kering akan memintakan ampun untuknya. 

Sedangkan orang yang menghadiri shalat jama’ah akan dituliskan dua puluh lima kebaikan baginya dan dosa antara dua shalat akan diampuni karenanya.” HR. Ibnu Majah. 

          Tidak hanya itu, dalam hadis lain disebutkan bahwa muadzin memiliki posisi yang begitu istimewa di akhirat kelak. Posisi istimewa ini diperoleh melalui hasil usaha kerja kerasnya selama di dunia. Mu’awiyah bin Abi Sufyan pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda, 

المؤذنون أطول الناس أعناقا يوم القيامة 

“Muadzin adalah orang yang paling panjang lehernya di akhirat kelak,” HR. Ibnu Majah

An-Nawawi dalam Syarah Muslim menjelaskan, para ulama baik salah maupun khalaf berbeda pendapat mengenai maksud kata “athwalunnas a’naqan” dalam hadis di atas. 

       Ada ulama yang menafsirkan maksud hadits tersebut adalah di akhirat kelak semua orang akan melihat banyaknya pahala yang diperoleh seorang muadzin. Ada pula yang memahamipanjang leher” itu berarti muadzin diposisikan sebagai pemimpin di hari akhirat nanti, sebab orang Arab biasanya menggunakan kata “panjang leher” sebagai tamsil pemimpin. Sementara Ibnul ‘Arabi berpendapat, maknanya ialah orang yang paling banyak amalannya. 

         Perbedaan ulama ini tidak saling berlawanan dan masih bisa dicari titik-temunya. Pada intinya mereka sepakat bahwa adzan merupakan ibadah yang mulia sehingga ibadah ini akan mengantarkan orang yang mengumandangkannya pada posisi yang terbaik di akhirat kelak. 

       Maka dari itu, jangan malu bila diminta untuk mengumandangkan adzan. Wallahu a’lam. (Hengki Ferdianysah)




Sabtu, 20 Juni 2020

PENTINGNYA MUTHOLA'AH, KHIDMAH DAN KIRIM HADIAH AL-FATIHAH KEPADA GURU

Tidak ada komentar:
       Maulana Habib Luthfi bin Yahya,


            "Jangan pernah tinggal mutholaah, dan jangan bosan mengulang-mengulangnya walaupun kitabnya hanya satu. sebab jika rajin mutholaah dengan berkah mu'allif, insya Allah di futuh oleh Allah."

            "Imam-imam kita itu karya-karyanya luar biasa, Imam Ibnu Hajar tiap malam baca sholawat sebanyak 20 ribu, Imam Nawawi 40 ribu, dan Syeikh Abi Zakariya al-Anshori tiap malam baca sholawat sebanyak 30 ribu, sampai ketika disebut nama Rasulullah hati mereka bergetar."

        "Yang kedua, jangan tinggal kidmah kepada guru walaupun hanya sedikit, itu yang menjadikan sebab terbukanya mafahim yang luar biasa."

"Yang terakhir, jangan tinggal kirim hadiah fatihah kepada guru, saya paling tidak suka kalau ada santri sampai melupakan gurunya, sebab kunci futuh itu ada di tangan guru, walaupun si santri lebih alim dari gurunya."

"Dulu selama di pondok, saya ikut mencangkul, Matun (menyiangi padi), Derep (memanen). semua itu saya kerjakan atas perintah guru."

"Selama di pondok, Saya tidak pernah menempatkan diri Saya sebagai seorang Sayyid (Habib). Saya selalu menempatkan diriku hanya sebagai seorang santri. Walaupun sebenarnya guruku (Kiai Muhammad Kaukab bin Muslim bin Sholeh) tahu nasabku."

"Pendiri Pondok Pesantren Benda Kerep yakni Kiai Sholeh, itu murid buyutku (Habib Umar bin Thoha bin Yahya Indramayu), Beliau sholat berjamaah subuh dengan wudhu sholat isya sebagai ma'mum di belakang Habib Umar selama 25 tahun."

"Kalau mau mencari Orang-orang yang alimnya melebihi Kiai Sholeh, banyak kita temui, tapi kalau mau mencari orang yang pangkat kewalianya tinggi seperti beliau, jarang kita temui."

🌹اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ🌹

Semoga kita senantiasa mendapat Ridlo dari Allah, Syafaat dari Rasullullah, Karomah para Waliyullah, Barokah para Kiai dan Habaib serta wasilah doa orang tua kita. Alfatihah
--------------
Allahumma Sholli Alaa Sayyidina Muhammad Wa Aalihi Wa Shohbihi Wasallim.
 .
 
back to top