Sabtu, 28 November 2020

KH BAHA'UDIN NUR SALIM AL HAFIZD

Tidak ada komentar:

         Banget 'Alim, masih muda, sederhana, intelek, mudah difahami ketika memberikan ilmu, murid Syaikhina Maimoen Zubair, Ra'is 'Am NU masa depan yang diharapakan Kh. Marzuki Mustamar. Beliau juga dipuji oleh ulama'2 lainnya seperti UAS dan UAH.


            Siapa sebenarnya Gus Baha? Tokoh dari Pesantren tanpa gelar akademik, namun keilmuan tafsirnya diakui kaum akademisi !


Pertanyaan ini sangat sangat mengusik kita kan sahabat? 

              KH. Ahmad Bahauddin Nursalim AlHafizh atau yang lebih akrab dipanggil Gus Baha' adalah putra seorang ulama' ahli Qur'an KH. Nursalim Al-Hafizh dari Narukan, Kragan, Rembang, Jawa Tengah, sebuah desa di pesisir utara pulau jawa. KH. Nursalim adalah murid dari KH. Arwani Al-Hafizh Kudus dan KH. Abdullah Salam Al-Hafizh Pati. Dari silsilah keluarga ayah beliau inilah terhitung dari buyut beliau hingga generasi ke-empat kini merupakan ulama'-ulama' ahli Qur'an yang handal.

         Silsilah keluarga dari garis ibu beliau merupakan silsilah keluarga besar ulama' Lasem, Bani Mbah Abdurrahman Basyaiban atau Mbah Sambu yang pesareannya ada di area Masjid Jami' Lasem, sekitar setengah jam perjalanan dari pusat Kota Rembang.

        Gus Baha' kecil memulai menempuh gemblengan keilmuan dan hafalan Al-Qur'an di bawah asuhan ayahnya sendiri. Hingga pada usia yang masih sangat belia, beliau telah mengkhatamkan Al-Qur'an beserta Qiro'ahnya dengan lisensi yang ketat dari ayah beliau. Memang, karakteristik bacaan dari murid-murid Mbah Arwani menerapkan keketatan dalam tajwid dan makhorijul huruf.

         Menginjak usia remaja, Kiai Nursalim menitipkan Gus Baha' untuk mondok dan berkhidmat kepada Syaikhina KH. Maimoen Zubair di Pondok Pesantren Al Anwar Karangmangu, Sarang, Rembang, sekitar 10 km arah timur Narukan. Di Al Anwar inilah beliau terlihat sangat menonjol dalam fan-fan ilmu Syari'at seperti Fiqih, Hadits dan Tafsir. Dalam riwayat pendidikan beliau, semenjak kecil hingga beliau mengasuh pesantren warisan ayahnya sekarang, beliau hanya mengenyam pendidikan dari 2 pesantren, yakni pesantren ayahnya sendiri di desa Narukan dan PP. Al Anwar Karangmangu.

         Beliau selain di pondok pesantren mengabdikan dirinya di Lembaga Tafsir Al-Qur'an Universitas Islam Indonesa (UII) Yogyakarta. Selain Yogyakarta beliau juga diminta untuk mengasuh PengajianTafsir Al-Qur'an di Bojonegoro, Jawa Timur. Di Yogya minggu terakhir, sedangkan di Bojonegoro minggu kedua setiap bulannya.

          Di UII beliau adalah Ketua Tim Lajnah Mushaf UII. Timnya terdiri dari para Profesor, Doktor dan ahli-ahli Al-Qur'an dari seantero Indonesia seperti Prof. Dr. Quraisy Syihab, Prof. Zaini Dahlan, Prof. Shohib dan para anggota Dewan Tafsir Nasional yang lain.

          Suatu kali beliau ditawari gelar Doctor Honoris Causa dari UII, namun beliau tidak berkenan. Dalam jagat Tafsir Al-Qur'an di Indonesia beliau termasuk pendatang baru dan satu-satunya dari jajaran Dewan Tafsir Nasional yang berlatar belakang pendidikan non formal dan non gelar. Meski demikian, kealiman dan penguasaan keilmuan beliau sangat diakui oleh para ahli tafsir nasional. 

             Hingga pada suatu kesempatan pernah diungkapkan oleh Prof. Quraisy bahwa kedudukan beliau di Dewan Tafsir Nasional selain sebagai Mufassir, juga sebagai Mufassir Faqih karena penguasaan beliau pada ayat-ayat ahkam yang terkandung dalam Al-Qur'an. Setiap kali lajnah 'menggarap' tafsir dan Mushaf Al-Qur'an, posisi beliau selalu di 2 keahlian, yakni sebagai Mufassir seperti anggota lajnah yang lain, juga sebagai Faqihul Qur'an yang mempunyai tugas khusus mengurai kandungan fiqh dalam ayat-ayat ahkam Al-Qur'an.



Kamis, 12 November 2020

Pepatah Jawa penuh makna

Tidak ada komentar:

 



             Banyak cara untuk menyelami kehidupan. Bukan hanya melalui pengalaman, namun melalui pepatah atau peribahasa juga bisa menjadi sebuah bacaan inspiratif yang membantu memahami kehidupan. 

           Salah satu yang populer adalah pepatah Jawa. Dahulu, pepatah Jawa dianggap sebagai nasehat bagi warga setempat.Bahasanya yang singkat namun bermakna ini pun membuat pepatah Jawa masih digunakan hingga saat ini. Ada yang menggunakan pepatah Jawa sebagai bahan intropeksi diri hingga sindiran. Jika memahaminya dengan baik, pepatah Jawa ini banyak mengajarkan tentang kehidupan.  

berikut ini ada 40 kata-kata pepatah Jawa beserta artinya. Kata-kata pepatah Jawa berisi motivasi.

1. "Adhang-adhang tetese embun." (Berharap sesuatu dengan hasil apa adanya. Seperti berharap pada tetes embun.)

2. "Adigang, adigung, adiguna." (Mengandalkan kekuatan, kekuasaan dan kepintarannya.)

3. "Ana dina, ana upa." (Tiap perjuangan selalu ada hasil yang nyata.)

4. "Becik ketitik, ala ketara." (Perbuatan baik akan selalu dikenali, dan perbuatan buruk nantinya juga akan diketahui juga.)

5. "Gliyak-gliyak tumindak, sareh pakoleh." (Upaya yang dilakukan perlahan, tapi akhirnya tujuannya akan tercapai.)

6. "Kena iwake aja nganti buthek banyune." (Berusahalah mencapai tujuan tanpa menimbulkan kerusakan.)

7. "Ngundhuh wohing pakerti." (Apa pun yang kita lakukan akan membuahkan hasil yang sepadan.)

8. "Sabar sareh mesthi bakal pikoleh." (Pekerjaan apapun jangan dilakukan dengan tergesa-gesa agar berhasil.)

9. "Sepi ing pamrih, rame ing gawe" (Melakukan pekerjaan tanpa pamrih.)

10. "Sluman slumun slamet." (Biarpun kurang hati-hati tapi masih diberi keselamatan.)

11. "Dhemit ora ndulit, setan ora doyan." (Berharap doa dan harapan agar selalu diberi keselamatan, tidak ada suatu halangan dan rintangan.) Kata-kata pepatah Jawa berisi sindiran dan rasa kecewa.

12. "Beras wutah arang bali menyang takere." (Menggambarkan sesuatu yang sudah rusak tidak akan bisa kembali sama seperti semula.)

13. "Cuplak andheng-andheng, yen ora pernah panggonane bakal disingkirake." (Orang yang menyebabkan keburukan maka semua kebaikannya akan terhapus.)

14. "Dadiya banyu emoh nyawuk, dadiya godhong emoh nyuwek, dadiyo suket emoh nyenggut." (Menggambarkan orang yang saking jengkelnya hingga tidak mau bertegur sapa lagi.)

15. "Dandhang diunekake kuntul, kuntul diunekake dandhang." (Perkara yang buruk dianggap baik, sedangkan yang baik dianggap buruk.)

16. "Gupak pulute ora mangan nangkane." (Sudah ikut berjuang susah payah, tapi tidak ikut menikmati hasilnya.)

17. "Jagakake endhoge si blorok." (Berharap pada sesuatu yang belum pasti.)

18. "Jalma angkara mati murka." (Mendapat kesulitan karena kemarahannya sendiri.)

19. "Kakehan gludug kurang udan." (Terlalu banyak bicara namun tidak pernah memberi bukti.)

20. "Kebat kliwat, gancang pincang." (Tindakan yang tergesa-gesa pasti tidak sempurna.)

21. "Kendel ngringkel, dhadang ora godak." (Mengaku berani dan pintar, kenyataannya penakut dan bodoh.)

22. "Kumenthus ora pecus." (Menggambarkan orang yang banyak membual tanpa bukti dan perbuatan yang becus.)

23. "Lambe satumang kari samerang." (Orang yang sudah berkali-kali dinasehati tapi tak juga didengarkan.)

24. "Menthung koja kena sembagine." (Menggambarkan seseorang yang merasa telah memperdayai namun sebenarnya dia sediri yang telah terpedaya.)

25. "Milih-milih tebu oleh boleng." (Terlalu banyak memilih tapi pada akhirnya malah mendapatkan yang tidak baik.)

26. "Nabok nyilih tangan." (Menggambarkan orang yang tidak berani menghadapi musuhnya dan meminta bantuan orang lain diam-diam.)

27. "Ngajari bebek nglangi." (Pekerjaan yang tidak ada manfaatnya.)

28. "Obah ngarep kobet mburi." (Segala tindakan pemimpin selalu jadi anak buahnya.)

29. "Pitik trondhol diumbar ing padaringan." (Orang yang diberi kepercayaan barang berharga, pada akhirnya hanya bisa menghabiskannya.)

30. "Sembur-sembur adus, siram-siram bayem." (Sebuah tujuan yang terlaksana karena mendapat dukungan banyak orang.) Kata-kata pepatah Jawa tentang kehidupan.

31. "Bathok bolu isi madu." (Menggambarkan orang dari kalangan bawah tapi kaya ilmu pengetahuan.)

32. "Busuk ketekuk, pinter keblinger." (Orang bodoh ataupun pandai suatu saat sama-sama akan mengalami keusulitan.)

33. "Desa mawa cara, negara mawa tata." (Setiap daerah memiliki adat istiadat atau aturan yang berbeda.)

34. "Dudu sanak dudu kadang, yen mati melu kelangan." (Meskipun tidak ada ikatan darah, namun terasa sudah seperti bagian dari keluarga, yang jika ada duka, ikut merasa sedih dan kehilangan.)

35. "Kacang ora ninggal lanjaran." (Kebiasaan anak selalu meniru dari orang tuanya.)

36. "Kebo mulih menyang kandhange." (Sejauh-jauh seseorang pergi, akhirnya akan pulang ke kampung halamannya.)

37. "Kesandhung ing rata, kebentus ing tawang." (Menemui musibah yang tidak disangka-sangka.)

38. "Mikul dhuwur mendhem jero." (Seorang anak yang menjunjung tinggi derajat orang tua.)

39. "Rukun agawe santosa, crah agawe bubrah." (Hidup rukun pasti akan hidup sentosa, sebaliknya jika selalu bertikai pasti akan bercerai.)

40. "Tunggak jarak mrajak tunggak jati mati." (Perkara jelek merajalela sedangkan perkara baik tinggal sedikit.) 


Sabtu, 17 Oktober 2020

Al-FATIHAH untuk DIRI SENDIRI

Tidak ada komentar:


                    Pernahkah anda menghadiahkan Al-Fatihah untuk DIRI anda sendiri...?

                   Jika belum, lakukanlah mulai hari ini karena ini adalah makanan yang baik bagi ROH kita, iaitu zikir-zikir dan Al-Fatihah. Ia adalah sebaik² hadiah untuk Ruhani kita.

CARA MENGAMALKANNYA :

Setiap pagi apabila kita bangun dari tidur...

1. "Beri salam" pada diri sendiri dahulu

2. Lalu panggil nama PENUH kita dengan lembut 3 kali

3. kemudian sentuh dada kiri kita ( jantung ) sambil mengucapkan :

" ALHAMDULILLAH "

4. Kemudian katakanlah :

Aku hadiahkan Al-Fatihah ini untuk diriKu sendiri, lahir dan batinku, Yaa Allah jagalah hamba-Mu ini, lindungi hamba-Mu, Jadikanlah hamba Penjemput rezeki Allah yang berlimpahan seperti air sungai yang mengalir tiada hentinya..

Aamiin Ya Allah.

Lalu baca surah" Al-Fatihah 1x.

Lakukanlah sekarang kerana mungkin sudah lama atau tidak pernah anda menghadiahkan Al-Fatihah pada diri sendiri, lakukan sekarang dan nikmatilah RASAnya…

Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." 

(HR. Al-Bukhari)


Semoga bermanfaat dunia akhirat... Aamiin.

CARI TAU PENYAKIT ANDA DAN OBATI DENGAN CARA INI OLEH DIRI ANDA SENDIRI

Tidak ada komentar:


1. Maag

Bukan hanya diakibatkan karena kesalahan pola makan yg tidak teratur, Akan tetapi justru lebih didominasi karena "stress" coba untuk lebih Fress dan memerdekan Diri.


2. #Hypertensi

Bukan hanya diakibatkan oleh terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang asin, Daging tapi lebih dominan karena kesalahan dalam memanage "emosi" Jadi Coba dengan cara mengatur Emosi Dan Rasa.


3. #Kolesterol

Bukan hanya diakibatkan oleh makanan berlemak, tapi rasa "malas berlebih" yang lebih dominan menimbulkan lemak, Jadi coba perbanyak Gerak Dan Tingkatkan semangat hingga Seluruh organ dapat bergerak.


4. #Asthma

Bukan hanya karena terganggunya suplai oksigen ke paru-paru, akan tetapi Dikarenakan sering merasa "sedih" yang membuat kerja paru-paru tidak stabil, Jadi Coba Terus Membuat suasana Hati riang dan Refresing


5. #Diabetes 

Bukan hanya karena terlalu banyak konsumsi glucousa, yang manis manis, tapi Bisa saja sikap "egois dan keras kepala" yang mengganggu fungsi pankreas, Coba Ikhlas Dan Rela Dalam segala Hal.


6. Penyakit #liver

Bukan hanya karena kesalahan pola tidur, tapi sifat "ngrasani" orang lain yang justru merusak hati kita, Coba Untuk Membuat hati kita tenang Dan Damai.


7. #Jantung koroner

Bukan hanya diakibatkan oleh sumbatan pada aliran darah ke jantung, tapi kita jarang sedekah atau memberi yg membuat jantung kita kurang merasakan ketenangan, sehingga detaknya tidak stabil


Jadi kalau kita ingin selalu sehat, perbaiki :

#Diri kita

#Pikiran kita

terutama hati kita dari segala jenis penyakit.


Hati-hati 

#Hindari :

Dari Rasa iri, dengki, pendendam, fitnah, benci, amarah terpendam, sombong, pelit, egois, keras kepala, sedih, malas, dan lainnya, karena itu sumber penyakit.


#SARAN Perbanyaklah Doa dan jadilah orang yang mudah memaafkan, Lembutkan hati dan ikhlaskan yang sudah terjadi, Banyak Banyak bersyukur dan nikmati kebahagiaan sekecil apapun Jalin persaudaraan yang mengajak dan selalu mengingatkan dalam kebaikan Serap ilmu dari arah mana saja Dari kawan maupun lawan.


SILAKAN DICOBA DAN RASAKAN PERUBAHANNYA, BELAJAR MENGOBATI DIRI SENDIRI

Jumat, 16 Oktober 2020

InsyaAllah REZEKI MELIMPAH

Tidak ada komentar:


1. DHUHA.

Jika kita selalu buat 2 Rakaat, sekarang ubah lebih rakaat. Makin lama makin meningkat. Selepas Solat Dhuha kita perlu baca surah Al-Waqiah. Waktu DHUHA rasakan getaran kita untuk menjadi apa, contohnya jika ingin jadi JUTAWAN. Doalah jadi JUTAWAN BERKAH.

2. TAHAJJUD.

Bangunlah menunaikan sholat ini setiap malam. Tambahkan juga bilangan rokaat tahajjud ini. Muhasabah diri dan mintalah pertolongan Allah sebulat-bulatnya.

3. AL-QURAN.

Bangun pagi jangan buka hp atau rancang mau  buat apa2 dulu, mandi dan ambil wudhu terus baca Al-Quran & terjemahan walaupun 1 ayat.

4. ZIKIR.

Ya Wahhab 40,000 kali setiap hari selama 7 hari. Jika tiada perubahan buatlah sehingga 40 hari.

5. SHOLAT BERJAMA'AH.

Terutama lelaki. Orang lelaki juga diminta telefon ibu 1 hari 5 kali atau lebih.

6. SILATURRAHIM.

Jangan memecahkan silaturrahim. Maafkan mereka yang pernah sakiti kita dengan hati yang yang lapang dan tenang.

7. BERSEDEKAH.

Sedekah punyai satu power yang luar biasa. Alloh SWT gandakan 10 & boleh digandakan lagi 700 kali.

8. SHOLAT AWAL WAKTU.

Solatlah di awal waktu. Jika tgh susun 40 batu, tiba ke batu yang ke 39 azan berkemandang, sambunglah batu terakhir selepas solat.

9. BERGANTUNG PENUH DENGAN ALLOH SWT.

Jangan mengharapkan manusia di luar sana.

10. TAWAKAL DAN USAHA.

Minta sepenuh hati kepada Alloh, baru usaha.

.

4 amalan surah setiap hari.

● Surah Yaasin - Setiap solat fardhu

● Surah Al-Waqiah - Waktu Dhuha

● Surah Ar-Rahman - Waktu Asar

● Surah Al-Mulk - Sebelum tidur

.

Lain-lain:

.

1. Minumlah air masak 3 liter sehari.

2. Jika yang perempuan mulalah pakai stokin. Sebab penyakit bermula dari kaki.

.

BILA SEMUA AMALAN TELAH DIBUAT, SEGALANYA AKAN BERUBAH. INSYAALLOH

Selasa, 13 Oktober 2020

*" REBO WEKASAN "*

Tidak ada komentar:


(Hr Rabu terakhir di bln Safar)

             Di Bulan Safar ini Kita Semua memasuki Suatu Hari yang dikenal dengan Istilah Rabu Pungkasan atau Rabu Kasan atau Rabu Wekasan

               Rabu Pungkasan adalah Rabu yang terakhir dibulan Safar sebelum Memasuki Bulan Maulid atau Mulud atau Rabbiul Awal

            Dihari itu Pula Rasulullah Muhammad SAW Awal dari Jatuh Sakit nya Beliau, Selama 12 Hari berturut Turut dimulai sakit nya di Hari Rabu Terakhir Bulan Safar dan Dihari Ke-12 Hari Senin Maulid Rasulullah Muhammad SAW WAFAT Meninggal Dunia


                Dihari itu Pula (Rabu Pungkasan) ALLAH Menurunkan ke Dunia yang dijelaskan dalam beberapa Kitab-Kitab Sebanyak 360.000 Macam BALA / MUSIBAH baik kecil atau Besar


Berlaku untuk seluruh Mahluk di Langit dan Bumi.

           Maka dari Itu Para Ulama menyarankan Untuk Buatlah Doa Bersama dan Bersedekahlah._

           Karena Sedekah Diantaranya Kekuatan & Keutamaan Sedekah yaitu Mampu menolak BALA/MUSIBAH, Seperti Yang diriwayatkan Dalam Hadist,


            Rasulullah Muhammad SAW Bersabda; "Bersegeralah untuk bersedekah. Karena musibah dan bencana tidak bisa mendahului sedekah".


BERSEDEKAHLAH dalam bentuk Apapun tidak harus dengan Uang atau Sesuatu.

Bisa dengan Bertasbih Bertahmid Bertahlil Menyingkirkan Batu/Duri/Sesuatu yang berbahaya dijalan dll.


DAN BERDOALAH sendirian atau BERJAMA'AH Memohon Kepada Allah SWT agar Dihindarkan dari segala macam BALA (Dhohir/pun Batin di Dunia & Akhirat).


            Semoga Kita Semua, Kaum Muslim & Muslimah dibelahan Bumi manapun Terhindar dari BALA Besar atau Kecil dengan Wasilah/Jalan Doa & Sedekah.


*AMALAN RABU WEKASAN BULAN SHOFAR*


Rabu wekasan atau Rabu pungkasan adalah hari Rabu terakhir bulan Shofar. Sebagian ulama ahli kasyf mengatakan bahwa pada hari itu diturunkan 360.000 macam bala’.


Karenanya kita disunahkan melaksanakan amalan sholat awwabin untuk tolak bala’ (hajat lidaf’il bala’). 

Sholat dilaksanakan empat roka’at dua kali salam, dengan niat:


أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْحَاجَةِ لِدَفْعِ الْبَلَاءِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلهِ تَعَالَى


atau niat:


أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْحَاجَةِ لِدَفْعِ الْبَلَاءِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى


1. Al Fatihah, kemudian membaca surat Al-Kautsar 17x


2. Al Fatihah surat Al-Ikhlash 5x


3. Al Fatihah lalu surat Al-Falaq 1x


4. Al Fatihah surat An-Nas 1x


Selesai sholat membaca Do’a ini: 


 

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. اللّٰهُمَّ يَا شَدِيْدَ الْقُوَى وَيَا شَدِيْدَ الْمِحَالِ يَا عَزِيْزُ ذَلَّتْ لِعِزَّتِكَ جَمِيْعُ خَلْقِكَ اِكْفِنِيْ مِنْ جَمِيْعِ خَلْقِكَ يَا مُحْسِنُ يَا مُجَمِّلُ يَا مُتَفَضِّلُ يَا مُنْعِمُ يَا مُكْرِمُ يَا مَنْ لَآ إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ بِرَحْمَتِكَ ياَ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. اللّٰهُمَّ بِسِرِّ الْحَسَنِ وَأَخِيْهِ وَجَدِّهِ وَأَبِيْهِ اِكْفِنِيْ شَرَّ هٰذَا الْيَوْمِ وَمَا يَنْزِلُ فِيْهِ يَا كَافِيْ فَسَيَكْفِيْكَهُمُ اللهُ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ وَحَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ. وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.


Aamiin Aamiin Aamiin Yaa Rabbal'alamiin :) :)

Sabtu, 03 Oktober 2020

KH MAKSUM JAUHARI- LIRBOYO KEDIRI

Tidak ada komentar:

         

  BANGKITKAN SEMANGAT JIHAD TUMPAS PKI

             Nama Yang Mulia KH Maksum Jauhari atau lebih dikenal dengan sebutan Gus Maksum bagi warga Nahdliyyin sangat familiar terdengar. Seorang pendekar sejati yang gagah berani, penuh dengan karomah, tegas, tapi lembut, ramah dan bersahaja.

          Sejak kecil, karomah beliau sudah bisa dilihat secara kasat mata oleh orang-orang di sekitarnya. Namun, beliau tidak pernah menggunakan kelebihannya itu untuk hal yang negatif. 

        Yang paling menonjol dari diri Gus Maksum ialah, di saat usia muda remaja beliau sudah menunjukkan sikap prawira yang luar biasa, dan berani terang-terangan menentang Partai Komunis Indonesia (PKI) yang melalui ormas-ormasnya acap kali melakukan pelecehan agama Islam.

Sebagai seorang pendekar, beliau amat ditakuti oleh orang PKI karena belum pernah ada sejarah, seorang pendekar PKI-pun yang berhasil mengalahkan beliau. Yang terjadi adalah beliau selalu saja mampu merobohkan lawan tandingnya.

Tatkala pemuda-pemuda PKI semakin menjadi-jadi dan mulai berani melakukan tindakan brutal dengan menyerang peserta pengajian, menyandera panitia dan melempar mushaf Al Quran lalu menginjak-injaknya, Gus Maksum tampil terdepan mengawal keselamatan peserta pengajian yang masih trauma. Kejadian tersebut baru beliau ketahui setelah selesai, namun banyak peserta pengajian yang tidak berani kembali ke kampung dan pondok.  Dalam peristiwa itu, ayahanda beliau, KH Jauhari mendapat penganiayaan dan perlakuan tidak terhormat. Pengawalan itu beliau lakukan seorang diri.

Pasca puncak Gerakan 30 September 1965, Yang Mulia KH Mahrus Aly, sebagai Ketua Syuriah NU, mendapat kabar bahwa PKI sudah menyiapkan lubang untuk melakukan pembantaian terhadap diri beliau beserta keluarga ndalem, juga seluruh santri Lirboyo. Atas berita ini, Mbah Mahrus memerintahkan Gus Maksum untuk segera mempersiapkan diri dan melatih seluruh santri remaja dan dewasa untuk bersiap-siap. 


Bentrokan antara santri dan anggota PKI tidak dapat dihindarkan lagi. Berkat panduan Mbah Mahrus Aly, beliau tidak memperbolehkan santri menyerang anggota PKI yang berada di sekitar pondok. Sikap luar biasa dari Mbah Mahrus ini sangat ditaati dan dijaga oleh Gus Maksum. 

Gerakan pembelaan diri dan pembalasan kepada anggota PKI semakin membahana setelah organisasi ini dinyatakan sebagai Organisasi Terlarang di Indonesia. Sikap "diam" Gus Maksum dan para santri yang diibaratkan seperti api disiram bensin, seketika tersulut tak terbendung. Apalagi, selain kekerasan fisik oleh Pemuda Rakyat dengan jargon Ganyang Santri, Ganyang Sorban, Feodal Borjuis, dan juga sebutan Setan Desa bagi Kyai.

Tak ketinggalan,  PKI melalui Lekra-nya acapkali menyinggung umat Islam dengan menampilkan Ludruk dengan judul yang tidak bisa diterima oleh akidah, seperti "Gusti Allah Dadi Nganten", "Malaikat Kawin", dll... 


Operasi Pagar Betis, yang merupakan kerjasama antara TNI, Santri, Anshor dan Masyarakat berhasil menumpas kelompok dari organisasi terlarang. Tentu tak lepas dari peran penting Gus Maksum. TNI sangat diuntungkan dengan hal ini. Sebab, pada masa itu, banyak anggota TNI yang menjadi "binaan" PKI, namun tentu saja tidak ada seorangpun Santri dan Ansor yang PKI, sehingga membuahkan hasil yang gilang gemilang. Kediri dan sekitarnya berhasil dibersihkan dari PKI.

Ila hadlroti ruhi KH Maksum Jauhari Lirboyo

Alfaatihah...

Credit: Kang Abdul Wahid

 
back to top